Anggaran Perencanaan PKP Sulbar Capai Rp1,2 Miliar
Sabtu, 22 Oktober 2011 2:12 WIB
Mamuju (ANTARA News) - Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) telah mengalokasikan anggaran pelaksanaan kegiatan lokalatih penyusunan dokumen perencanaan pembangunan PKP Provinsi Sulawesi Barat, melalui APBN tahun anggaran 2011 Rp1,2 miliar lebih.
"Untuk tahun ini kami mendapatkan alokasi dana untuk berbagai kegiatan, termasuk kegiatan lokalatih penyusunan dokumen perencanaan pembangunan PKP," kata Fasilitator Dekonsentrasi Lingkup Kementerian Perumahan Rakyat Sulbar, Bambang Hermanto, di Mamuju, Jumat.
Menurut dia, kegiatan lokalatih yang dilaksanakan tersebut diadakan di Mamuju dengan melibatkan unsur pimpinan/kepala pemerintahan di tingkat provinsi, kepala Kanwil BPN, Kepala BPS, Kepala Bappeda, Kepala Dinas yang membidangi PKP, dan Kepala Dinas/Lembaga terkait PKP lainnya.
"Masing-masing peserta mengirimkan satu orang dari unsur pimpinan/kepala dari pemangku kepentingan lainnya terkait PKP tingkat provinsi, termasuk melibatkan dari kalangan Perumnas, PLN, Perbankan, Akademisi dan berbagai pihak terkait," katanya.
Ia menyampaikan, lokalatih yang diselenggarakan tersebut menggunakan metode partisipatif serta mengedepankan prinsip-prinsip pendidikan orang dewasa.
Dia menyampaikan, sasaran yang ingin dicapai melalui kegiatan ini adalah tersedianya dokumen perencanaan yang mampu mensinergikan pembangunan perumahan dan kawasan permukiman yang bersifat multisektor, sehingga dapat mendorong pengarusutamaan pembangunan PKP ke dalam perencanaan pembangunan si Provinsi Sulbar.
Bambang menyampaikan, kegiatan penyusunan dokumen ini akan mampu memberikan manfaat bagi daerah seperti terlaksananya proses pembangunan perumahan dan kawasan permukiman yang mampu mengakomodasi kepentingan pemerintah sebagai regulator, pengembang sebagai penyedia dan penerima manfaat sehingga dapat mengurangi potensi konflik yang tidak diinginkan.
Selain itu, pemerintah pusat dan pemerintah daerah akan terbantu dalam proses sosialisasi mengenai kebijakan-kebijakan terkait pembangunan PKP serta terbangunnya koordinasi yang lebih baik dalam mensinergikan arah pembangunan PKP sesuai dengan tujuan pembangnan daerah.
Ia mengatakan, dari total anggaran yang disediakan sebesar kurang lebih Rp1,2 miliar sudah terealisasi hingga 80 persen.
Beberapa kegiatan lain yang diperuntukkan dari dana itu bukan kegiatan fisik seperti pembangunan rumah kumuh di Kabupaten Mamasa atau di Kabupaten Polman. Namun alokasi dekonsentrasi tersebut digunakan untuk berbagai kegiatan seperti membiayai sosialisasi kebijakan pembangunan PKP Sulbar, penguatan kapasitas lokakarya analisis isu dan permasalahan, lokakarya konsep pokja PKP Sulbar.
Untuk membiayai pembentukan pokja PKP Provinsi Sulbar serta lokalatih manajmen pendekatan untuk kemudian dibuatkan dalam suatu dokumen perencanaan pembangunan PKP Sulbar.
"Jadi, sekali lagi dalam kegiatan ini tidak ada pembangunan fisik namun dana itu digunakan untuk membuat dokumen perencanaan. Hasil pembuatan dokumen tersebut akan akan dilegalisasi oleh gubernur," ujarnya.
(T.KR-ACO/F003)
"Untuk tahun ini kami mendapatkan alokasi dana untuk berbagai kegiatan, termasuk kegiatan lokalatih penyusunan dokumen perencanaan pembangunan PKP," kata Fasilitator Dekonsentrasi Lingkup Kementerian Perumahan Rakyat Sulbar, Bambang Hermanto, di Mamuju, Jumat.
Menurut dia, kegiatan lokalatih yang dilaksanakan tersebut diadakan di Mamuju dengan melibatkan unsur pimpinan/kepala pemerintahan di tingkat provinsi, kepala Kanwil BPN, Kepala BPS, Kepala Bappeda, Kepala Dinas yang membidangi PKP, dan Kepala Dinas/Lembaga terkait PKP lainnya.
"Masing-masing peserta mengirimkan satu orang dari unsur pimpinan/kepala dari pemangku kepentingan lainnya terkait PKP tingkat provinsi, termasuk melibatkan dari kalangan Perumnas, PLN, Perbankan, Akademisi dan berbagai pihak terkait," katanya.
Ia menyampaikan, lokalatih yang diselenggarakan tersebut menggunakan metode partisipatif serta mengedepankan prinsip-prinsip pendidikan orang dewasa.
Dia menyampaikan, sasaran yang ingin dicapai melalui kegiatan ini adalah tersedianya dokumen perencanaan yang mampu mensinergikan pembangunan perumahan dan kawasan permukiman yang bersifat multisektor, sehingga dapat mendorong pengarusutamaan pembangunan PKP ke dalam perencanaan pembangunan si Provinsi Sulbar.
Bambang menyampaikan, kegiatan penyusunan dokumen ini akan mampu memberikan manfaat bagi daerah seperti terlaksananya proses pembangunan perumahan dan kawasan permukiman yang mampu mengakomodasi kepentingan pemerintah sebagai regulator, pengembang sebagai penyedia dan penerima manfaat sehingga dapat mengurangi potensi konflik yang tidak diinginkan.
Selain itu, pemerintah pusat dan pemerintah daerah akan terbantu dalam proses sosialisasi mengenai kebijakan-kebijakan terkait pembangunan PKP serta terbangunnya koordinasi yang lebih baik dalam mensinergikan arah pembangunan PKP sesuai dengan tujuan pembangnan daerah.
Ia mengatakan, dari total anggaran yang disediakan sebesar kurang lebih Rp1,2 miliar sudah terealisasi hingga 80 persen.
Beberapa kegiatan lain yang diperuntukkan dari dana itu bukan kegiatan fisik seperti pembangunan rumah kumuh di Kabupaten Mamasa atau di Kabupaten Polman. Namun alokasi dekonsentrasi tersebut digunakan untuk berbagai kegiatan seperti membiayai sosialisasi kebijakan pembangunan PKP Sulbar, penguatan kapasitas lokakarya analisis isu dan permasalahan, lokakarya konsep pokja PKP Sulbar.
Untuk membiayai pembentukan pokja PKP Provinsi Sulbar serta lokalatih manajmen pendekatan untuk kemudian dibuatkan dalam suatu dokumen perencanaan pembangunan PKP Sulbar.
"Jadi, sekali lagi dalam kegiatan ini tidak ada pembangunan fisik namun dana itu digunakan untuk membuat dokumen perencanaan. Hasil pembuatan dokumen tersebut akan akan dilegalisasi oleh gubernur," ujarnya.
(T.KR-ACO/F003)
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Dirjen Otda : Pemerintah siapkan rumah bagi korban demonstrasi di Makassar
05 September 2025 15:01 WIB
Prabowo memerintahkan tanah sitaan korupsi untuk bangun perumahan MBR
07 January 2025 22:18 WIB, 2025
Prabowo arahkan KMP membentuk tim tangani minat investasi LN bidang perumahan
07 January 2025 22:15 WIB, 2025
Kementerian PKP menggandeng BPKP siapkan legalitas perubahan proporsi KPR FLPP di 2025
02 January 2025 12:18 WIB, 2025
Menteri Perumahan : Badan Pengelola Tapera masih harus bangun kepercayaan publik
26 November 2024 8:42 WIB, 2024
Menteri PKP : Penghapusan BPHTB-Retribusi PBG bagi MBR mempercepat Program 3 Juta Rumah
25 November 2024 14:50 WIB, 2024
Menteri PKP: Penghapusan BPHTB dapat menurunkan harga rumah bagi MBR
15 November 2024 8:49 WIB, 2024
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Pesawat Super Air Jet rute Lombok-Surabaya delay hampir 5 jam di Bandara Lombok
14 February 2026 5:39 WIB