
Menteri PKP investasi Rp8 miliar kembangkan entrepreneur ke mahasiswa

Makassar (ANTARA) - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menyiapkan dana pribadinya senilai Rp8 miliar untuk mengembangkan kreatifitas entrepreneur atau jiwa wirausaha bagi mahasiswa di Universitas Ciputra Makassar, Sulawesi Selatan
"Saya akan siapin Rp8 miliar, nanti kita mulai. Karena saya Menteri Perumahan, tidak boleh bisnis di bidang perumahan. Kuliner oke, karena saya juga punya restoran. Salon, saya juga punya mungkin sudah 15 tahun," paparnya saat membawakan kuliah umum di Kampus Ciputra Makassar, Kamis.
Menurutnya, semua bidang usaha mesti dikerjakan dari kecil, sedang dan sampai besar. Selain itu, usaha harus punya target mendunia dan tidak ada kata patah semangat. Pria disapa akrab Ara ini optimistis investasi yang diberikan akan bertumbuh.
"Feeling (firasat) saya, Rp8 miliar yang saya investasi itu harusnya tiga tahun lagi bisa jadi Rp22 miliar. Nanti yang berminat di-mentoring oleh Pak Rektor," tuturnya memotivasi seratusan mahasiswa di kampus tersebut.
Ara juga menyebut istilah "jas merah" kepada mahasiswa yang artinya jangan sekali-kali melupakan sejarah. Makna dari istilah tersebut, kata dia, penting yakni menghormati guru, orang tua, siapa pun yang telah membantu.
"Dengan rendah hati, saya hari ini mengatakan kepada adik-adik penting sekali menghormati sejarah dan jangan melupakan sejarah. Di Kampus ini juga sangat penting membuat sejarah positif buat kalian, keluarga dan bangsa ini. Hingga pada waktunya punya legacy," tutur pria yang berlatar belakang pengusaha ini.
Usai membawakan kuliah umum bertema Entrepreneur dan Jiwa Kebangsaan di kampus tersebut, saat ditanya wartawan apakah aman menginvestasikan dana pribadinya untuk digunakan modal bagi mahasiswa Ciputra, mantan Anggota DPR RI itu mengaku percaya.
"Saya menyakini itu akan bermanfaat dan aman. Saya percaya. Modelnya (pengeloaannya) nanti itu diserahkan kepada kampus," kata mantan aktivis Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) itu dengan optimistis.
Sementara Rektor Universitas Ciputra Makassar Toni Antonio menyambut niatan baik Maruarar Sirait menginvestasikan uangnya demi pengembangan kewirausahaan mahasiswa. Mengenai dengan skemanya akan disiapkan termasuk para calon penerima di seleksi.
"Gambarannya mungkin kita akan bentuk semacam bisnis, karena ini sudah ada jalan. Pesannya pak Menteri tadi, bisnis apa saja boleh, asalkan bukan bisnis perumahan. Jadi, nanti kita seleksi sesuai dengan kriteria dan di lihat juga bisnis plannya" kata Toni.
Selain itu, Universitas Ciputra akan membuat inkubator dalam hal pengembangan start up atau semacam perusahaan rintisan bagi mahasiswa yang berpotensi mengembangkan usahanya.
"Tadi ada beberapa mahasiswa dipanggil di atas panggung juga potensial (penerima). Jadi, ada dua kelompok nantinya, yang baru sama sekali tidak memiliki bisnis dan yang sudah memiliki bisnis kita kembangkan jadi start up. Nanti dimentor bisnisnya supaya bisa lebih baik," ucapnya kepada wartawan.
Toni menambahkan, mahasiswa yang memiliki potensi berwirausaha akan diakomodir. Kendati demikian, tentu bisnisnya sesuai dengan perkembangan anak muda sekarang baik itu di bidang fashion, kuliner dan lainnya, termasuk bagaimana mereka tetap menjaga budaya sambil berbisnis.
Pewarta : M Darwin Fatir
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
