Tingkat Pengangguran Terbuka di Sulbar turun 0,15 persen
Senin, 13 Desember 2021 21:14 WIB
Kepala BPS Sulbar Agus Gede Hendrayana mengatakan, Tingkat pengangguran terbuka (TPT) pada Agustus 2021 di Sulbar sebesar 3,13 persen atau mengalami penururunan 0,15 persen dibandingkan dengan Februari 2021 di Mamuju, Senin (13/12/2021) ANTARA Foto/ M Faisal Hanapi
Mamuju (ANTARA) - Tingkat pengangguran terbuka (TPT) pada Agustus 2021 di Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) sebesar 3,13 persen atau mengalami penururunan 0,15 persen dibandingkan dengan Februari 2021.
Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Sulbar, Agus Gede Hendrayana di Mamuju, Senin, mengatakan, jumlah angkatan kerja pada Agustus 2021 sebanyak 708,75 ribu orang.
Ia mengatakan, jumlah angkatan kerja tersebut mengalami penurunan 8,58 ribu orang dibanding Februari 2021.
"Penurunan angkatan kerja itu sejalan 5ingkat partisipasi angkatan kerja (TPAK) yang juga turun sebesar 1,44 persen poin," katanya.
Menurut dia, untuk penduduk yang bekerja sebanyak 686,54 ribu orang, mengalami penurunan sebanyak 7,29 ribu orang dari Februari 2021.
"Lapangan pekerjaan yang mengalami peningkatan persentase terbesar adalah Sektor Konstruksi sekitar 1,22 persen, sedangkan sektor yang mengalami penurunan terbesar yaitu sektor perdagangan besar dan eceran, reparasi dan Perawatan Mobil dan sepeda motor yang meningkat 2,24 persen," katanya.
Ia juga menyampaika, sebanyak 499,78 ribu orang atau 72,80 persen masyarakat Sulbar bekerja pada kegiatan informal pada Agustus 2021, yang mengalami penurunan 3,92 persen dibanding Februari 2021.
"Persentase pekerja setengah penganggur naik sebesar 2,89 persen , sementara itu persentase pekerja paruh waktu turun sebesar 2,82 persen dibandingkan Februari 2021," kayanha
Ia juga menyampaikan di Sulbar terdapat 81,06 ribu orang atau 8,04 persen penduduk usia kerja yang terdampak COVID-19.
Terdiri dari pengangguran karena COVID-19 sebanyak 3,72 ribu orang, kemudian bukan angkatan kerja (BAK) karena COVID-19 sebanyak 0,74 ribu orang), sementara tidak bekerja karena COVID-19 sebanyak 5,83 ribu orang) dan penduduk bekerja yang mengalami pengurangan jam kerja karena Covid-19 70,77 ribu orang.
Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Sulbar, Agus Gede Hendrayana di Mamuju, Senin, mengatakan, jumlah angkatan kerja pada Agustus 2021 sebanyak 708,75 ribu orang.
Ia mengatakan, jumlah angkatan kerja tersebut mengalami penurunan 8,58 ribu orang dibanding Februari 2021.
"Penurunan angkatan kerja itu sejalan 5ingkat partisipasi angkatan kerja (TPAK) yang juga turun sebesar 1,44 persen poin," katanya.
Menurut dia, untuk penduduk yang bekerja sebanyak 686,54 ribu orang, mengalami penurunan sebanyak 7,29 ribu orang dari Februari 2021.
"Lapangan pekerjaan yang mengalami peningkatan persentase terbesar adalah Sektor Konstruksi sekitar 1,22 persen, sedangkan sektor yang mengalami penurunan terbesar yaitu sektor perdagangan besar dan eceran, reparasi dan Perawatan Mobil dan sepeda motor yang meningkat 2,24 persen," katanya.
Ia juga menyampaika, sebanyak 499,78 ribu orang atau 72,80 persen masyarakat Sulbar bekerja pada kegiatan informal pada Agustus 2021, yang mengalami penurunan 3,92 persen dibanding Februari 2021.
"Persentase pekerja setengah penganggur naik sebesar 2,89 persen , sementara itu persentase pekerja paruh waktu turun sebesar 2,82 persen dibandingkan Februari 2021," kayanha
Ia juga menyampaikan di Sulbar terdapat 81,06 ribu orang atau 8,04 persen penduduk usia kerja yang terdampak COVID-19.
Terdiri dari pengangguran karena COVID-19 sebanyak 3,72 ribu orang, kemudian bukan angkatan kerja (BAK) karena COVID-19 sebanyak 0,74 ribu orang), sementara tidak bekerja karena COVID-19 sebanyak 5,83 ribu orang) dan penduduk bekerja yang mengalami pengurangan jam kerja karena Covid-19 70,77 ribu orang.
Pewarta : M.Faisal Hanapi
Editor : Suriani Mappong
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Seorang notaris akan diperiksa polisi, Kemenkum Sulbar minta notaris jaga integritas profesi
12 February 2026 18:40 WIB
Terpopuler - Jasa
Lihat Juga
Menkeu Purbaya tambah DAU Rp7,66 triliun untuk THR dan gaji ke-13 guru ASN daerah
29 December 2025 18:40 WIB
PLN UUD Sulselrabar kembali terjunkan 21 personel, pulihkan listrik di Aceh
19 December 2025 18:30 WIB
Menkeu Purbaya: Anggaran penanganan bencana Sumatera tak hambat laju ekonomi
15 December 2025 15:31 WIB