Bulog Kolaka Targetkan 5.000 Ton Beras
Rabu, 28 Desember 2011 12:06 WIB
Kolaka, Sultra (ANTARA News) - Perum Badan Urusan logistik kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, menargetkan pengadaan 5.000 ton beras pada 2012.
Kepala Perum Bulog Kolaka Muhtar Sahibe, Rabu, mengatakan untuk prognosa pengadaan beras 2012 pihaknya meningkatkan target menjadi 5.000 ton, naik dibanding 2011 sebanyak 3.500 ton.
"Kemungkinan target itu bisa dilampaui, karena selama ini Bulog menjalin kemitraan dengan pihak lain dalam menyerap beras hasil produksi petani lokal.
"Sejak Januari hingga jelang akhir Desember 2011 stok beras yang diserap Bulog sudah mencapai 4.143 ton," katanya.
Menurut dia, target Bulog pada 2011 sebanyak 3.500 ton, dan kini bisa terlampaui 118,37 persen." ujarnya.
Muhtar juga mengatakan semua pengadaan beras yang dihimpun oleh Bulog tidak terlepas dari peran pemerintah daerah khususnya Dinas Pertanian yang berhasil meningkatkan hasil produksi padi.
"Pemerintah daerah berhasil memberikan bimbingan teknis kepada petani sehingga mereka mampu meningkatkan hasil produksi padi serta penambahan areal sawah," katanya.
Ia menambahkan, stok beras di gudang Bulog saat ini masih mencukupi hingga enam bulan ke depan.
"Stok beras tersebut bisa memenuhi kebutuhan untuk penyaluran beras untuk masyarakat miskin (raskin), golongan anggaran serta cadangan beras pemerintah untuk mengantisipasi bencana alam serta operasi pasar," katanya.
Menurut dia, kualitas beras yang disimpan di dalam gudang Bulog cukup terawat dengan baik," katanya.
(T.PSO-256/E005)
Kepala Perum Bulog Kolaka Muhtar Sahibe, Rabu, mengatakan untuk prognosa pengadaan beras 2012 pihaknya meningkatkan target menjadi 5.000 ton, naik dibanding 2011 sebanyak 3.500 ton.
"Kemungkinan target itu bisa dilampaui, karena selama ini Bulog menjalin kemitraan dengan pihak lain dalam menyerap beras hasil produksi petani lokal.
"Sejak Januari hingga jelang akhir Desember 2011 stok beras yang diserap Bulog sudah mencapai 4.143 ton," katanya.
Menurut dia, target Bulog pada 2011 sebanyak 3.500 ton, dan kini bisa terlampaui 118,37 persen." ujarnya.
Muhtar juga mengatakan semua pengadaan beras yang dihimpun oleh Bulog tidak terlepas dari peran pemerintah daerah khususnya Dinas Pertanian yang berhasil meningkatkan hasil produksi padi.
"Pemerintah daerah berhasil memberikan bimbingan teknis kepada petani sehingga mereka mampu meningkatkan hasil produksi padi serta penambahan areal sawah," katanya.
Ia menambahkan, stok beras di gudang Bulog saat ini masih mencukupi hingga enam bulan ke depan.
"Stok beras tersebut bisa memenuhi kebutuhan untuk penyaluran beras untuk masyarakat miskin (raskin), golongan anggaran serta cadangan beras pemerintah untuk mengantisipasi bencana alam serta operasi pasar," katanya.
Menurut dia, kualitas beras yang disimpan di dalam gudang Bulog cukup terawat dengan baik," katanya.
(T.PSO-256/E005)
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Moeldoko: Pengadaan beras komersial dari luar negeri untuk perkuat cadangan
14 December 2022 15:07 WIB, 2022
Realisasi pengadaan beras Bulog Sulselbar hingga Maret 2021 diatas 18 ribu ton
04 April 2021 5:45 WIB, 2021
Terpopuler - Sejagat
Lihat Juga
Antisipasi kekeringan, BPBD Makassar telah distribusikan air bersih 3 juta liter
15 September 2026 13:20 WIB