Cuaca Buruk Picu Harga Ikan Naik
Selasa, 10 Januari 2012 17:00 WIB
Makassar (ANTARA News) - Cuaca buruk dalam dua hari terakhir di sekitar perairan Makassar memicu kenaikan harga ikan laut di pasaran.
"Harga ikan laut rata-rata naik Rp50 ribu per keranjang dari harga sebelumnya, karena cuaca kurang bersahabat dan mengakibatkan hasil tangkapan sedikit," kata pedagang ikan Arifin di Pusat Pelelangan Ikan (PPI) Paotere, Makassar, Selasa.
Dia mengatakan, ikan yang diperoleh dari nelayan terbatas, sehingga harganya naik.
Sebagai gambaran, jika sebelumnya ikan "sulo-sulo" dijual Rp100 ribu per keranjang besar, kini dijual Rp150 per keranjang.
Sementara harga ikan merah dijual Rp75 ribu per keranjang kecil dari harga sebelumnya Rp50.000 per keranjang kecil.
Kondisi cuaca yang tidak bersahabat itu, diakui nelayan di kawasan Paotere, Makassar Nurdin.
Dia mengatakan, selain hujan cukup deras dua hari terakhir, angin juga bertiup kencang, sehingga ketinggian gelombang mencapai 1,5 meter hingga dua meter.
"Kondisi itu menyulitkan nelayan mendapatkan hasil tangkapan," katanya.
Sementara itu, berdasarkan data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar diketahui, tinggi gelombang pesisir perairan Makassar berkisar 0,8 meter sampai dua meter dengan rata-rata kecepatan angin 12 knot atau 24 kilometer per jam.
Adapun suhu udara sekitar 23 derajat sampai 30 derajat Celcius dengan tingkat kelembaban udara berkisar 75 persen sampai 95 persen. (T.S036/S016)Â
"Harga ikan laut rata-rata naik Rp50 ribu per keranjang dari harga sebelumnya, karena cuaca kurang bersahabat dan mengakibatkan hasil tangkapan sedikit," kata pedagang ikan Arifin di Pusat Pelelangan Ikan (PPI) Paotere, Makassar, Selasa.
Dia mengatakan, ikan yang diperoleh dari nelayan terbatas, sehingga harganya naik.
Sebagai gambaran, jika sebelumnya ikan "sulo-sulo" dijual Rp100 ribu per keranjang besar, kini dijual Rp150 per keranjang.
Sementara harga ikan merah dijual Rp75 ribu per keranjang kecil dari harga sebelumnya Rp50.000 per keranjang kecil.
Kondisi cuaca yang tidak bersahabat itu, diakui nelayan di kawasan Paotere, Makassar Nurdin.
Dia mengatakan, selain hujan cukup deras dua hari terakhir, angin juga bertiup kencang, sehingga ketinggian gelombang mencapai 1,5 meter hingga dua meter.
"Kondisi itu menyulitkan nelayan mendapatkan hasil tangkapan," katanya.
Sementara itu, berdasarkan data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar diketahui, tinggi gelombang pesisir perairan Makassar berkisar 0,8 meter sampai dua meter dengan rata-rata kecepatan angin 12 knot atau 24 kilometer per jam.
Adapun suhu udara sekitar 23 derajat sampai 30 derajat Celcius dengan tingkat kelembaban udara berkisar 75 persen sampai 95 persen. (T.S036/S016)Â
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Unhas dan OCG Jepang hadirkan mesin pendingin jaga harga ikan nelayan
28 August 2023 15:52 WIB, 2023
BPS : Harga ikan dan sayur mayur penyumbang terbesar inflasi di Sulsel
02 February 2023 5:00 WIB, 2023
Terpopuler - Ekonomi
Lihat Juga
Petani Sulsel optimistis bisa tanam padi tiga kali setahun lewat MYP irigasi
30 September 2026 4:34 WIB
Koperasi Merah Putih di Sulsel catat 1,19 juta transaksi hingga Agustus 2026
28 September 2026 4:42 WIB