Perayaan Cap Go Me Dirangkaikan Karnaval Budaya
Selasa, 31 Januari 2012 19:13 WIB
Makassar (ANTARA News) - Perayaan Cap Go Me dengan atraksi barongsai di Makassar akan dirangkaikan dengan karnaval budaya nusantara.
"Pada atraksi perayaan Cap Go Me setelah Imlek pada Minggu (5/2) mendatang, akan dimeriahkan dengan karnaval budaya dari empat etnis di daerah ini," kata tokoh masyarakat Tionghoa Yongris di Makassar, Selasa.
Dia mengatakan, empat etnis yang dimaksud adalah Bugis, Makassar, Toraja dan Mandar. Keempat etnis budaya tersebut dinilai sudah berakulturasi dengan budaya warga keturunan Tionghoa di Sulsel.
Menurut pengurus Walubi Sulsel ini, kegiatan seperti itu sudah beberapa kali dilakukan setelah kran reformasi dibuka dan terlepas dari masa Orde Baru.
"Sebelumnya, nuansa perayaan Cap Go Me yang dilaksanakan 15 hari setelah Imlek, hanya dapat dirasakan di masing-masing rumah warga keturunan Tionghoa," katannya.
Namun setelah kebebasan berekspresi sudah ada, lanjut dia, atraksi barongsai sudah dapat digelar di depan rumah ibadah, di mal dan di jalan raya disaksikan orang banyak.
Pada saat atraksi barongsai yang diikuti karnaval budaya empat etnis Sulsel, biasanya iring-iringan patung dewa yang diyakini warga keturunan Tionghoa akan membawa keberuntungan dan keselamatan itu, turut diarak berkeliling kota.
"Khusus atraksi barongsai dan iring-iringan karnaval budaya akan berlangsung selama dua jam, mulai pukul 15.00 - 17.00 Wita pada Minggu (5/1)," katanya. (T.S036/S016)
"Pada atraksi perayaan Cap Go Me setelah Imlek pada Minggu (5/2) mendatang, akan dimeriahkan dengan karnaval budaya dari empat etnis di daerah ini," kata tokoh masyarakat Tionghoa Yongris di Makassar, Selasa.
Dia mengatakan, empat etnis yang dimaksud adalah Bugis, Makassar, Toraja dan Mandar. Keempat etnis budaya tersebut dinilai sudah berakulturasi dengan budaya warga keturunan Tionghoa di Sulsel.
Menurut pengurus Walubi Sulsel ini, kegiatan seperti itu sudah beberapa kali dilakukan setelah kran reformasi dibuka dan terlepas dari masa Orde Baru.
"Sebelumnya, nuansa perayaan Cap Go Me yang dilaksanakan 15 hari setelah Imlek, hanya dapat dirasakan di masing-masing rumah warga keturunan Tionghoa," katannya.
Namun setelah kebebasan berekspresi sudah ada, lanjut dia, atraksi barongsai sudah dapat digelar di depan rumah ibadah, di mal dan di jalan raya disaksikan orang banyak.
Pada saat atraksi barongsai yang diikuti karnaval budaya empat etnis Sulsel, biasanya iring-iringan patung dewa yang diyakini warga keturunan Tionghoa akan membawa keberuntungan dan keselamatan itu, turut diarak berkeliling kota.
"Khusus atraksi barongsai dan iring-iringan karnaval budaya akan berlangsung selama dua jam, mulai pukul 15.00 - 17.00 Wita pada Minggu (5/1)," katanya. (T.S036/S016)
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Gol Justin Hubner selamatkan Fortuna Sittard dari kekalahan kontra Go Ahead Eagles
12 January 2026 4:52 WIB
Bek timnas Indonesia Dean James bermain penuh saat Go Ahead Eagles tekuk Aston Villa 2-1
24 October 2025 7:17 WIB
Walubi undang Gubernur Sulsel menghadiri arak-arakan Cap Go Meh Imlek 2576
20 January 2025 20:25 WIB, 2025
Terpopuler - Hiburan
Lihat Juga
Kerusuhan hingga peternakan lebah, film Internasional di Oscar pada 2020
14 January 2020 8:50 WIB, 2020
Unismuh dan Litbang Kemenag luncurkan buku cerita berbahasa Bugis-Makassar
17 December 2019 14:01 WIB, 2019
Ratusan karya fotografer dibedah di "Kampoeng Fotografi 2019" Unhas
12 December 2019 20:17 WIB, 2019
Selasar Balai Kota Jakarta jadi ruang pameran foto peringati Hari Pahlawan
06 December 2019 19:47 WIB, 2019