Dinkes Sulbar dukung transformasi layanan kesehatan primer Kemenkes
Jumat, 4 November 2022 3:48 WIB
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulbar dr Asrang Masdy pada pelatihan pelayanan kesehatan di Mamuju, Kamis (3/11/2022). ANTARA/M. Faisal Hanapi
Mamuju (ANTARA) - Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) mendukung transformasi layanan kesehatan primer yang digelar oleh Kementerian Kesehatan RI.
"Dinkes Sulbar menghadiri rapat koordinasi teknis transformasi layanan kesehatan primer yang digelar Kementerian Kesehatan di Aston Nirwana Residence Bogor, Jawa Barat 31 Oktober sampai dengan 3 November 2022," kata Kepala Dinas Kesehatan Sulbar dr Asrang Masdy di Mamuju, Kamis (3/11).
Ia mengatakan hal tersebut sebagai bentuk dukungan Dinkes Sulbar untuk dilaksanakan program transformasi layanan kesehatan primer di Sulbar.
Dia menyebut rapat koordinasi tersebut mengambil tema "Kolaborasi Pusat dan Daerah Dalam Transformasi Layanan Primer" diikuti oleh perwakilan dari Dinas Kesehatan provinsi dan Poltekkes se-Indonesia.
"Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin menyampaikan bahwa intervensi layanan primer menjadi penting, karena dengan program tersebut maka pembiayaan dalam intervensi kesehatan tersebut tergolong murah," katanya.
Ia menjelaskan pelaksanaan program kesehatan itu, lebih mengedepankan upaya promotif dan preventif serta kualitas hidup masyarakat agar menjadi lebih baik.
Dalam rapat koordinasi teknis tersebut, juga disimpulkan bahwa untuk mencapai layanan primer yang optimal ada beberapa hal yang perlu diperbaiki, yakni posyandu, puskesmas dan labkesmas.
"Posyandu yang sebelumnya hanya mengurusi ibu dan bayi, ke depannya diharapkan dapat melayani seluruh siklus hidup termasuk remaja dan lansia, hal penting lainnya perlu diperhatikan adalah skrining penyakit ditingkatkan, begitupun halnya dengan imunisasi," katanya
Ia menyampaikan sesuai harapan agar kualitas poltekkes ditingkatkan sehingga dapat bersaing dengan lembaga pendidikan kesehatan lainnya, baik di dalam maupun luar negeri.
"Perbanyak penelitian mengenai isu-isu strategis kesehatan sehingga dapat membantu intervensi permasalahan kesehatan yang ada," katanya.
"Dinkes Sulbar menghadiri rapat koordinasi teknis transformasi layanan kesehatan primer yang digelar Kementerian Kesehatan di Aston Nirwana Residence Bogor, Jawa Barat 31 Oktober sampai dengan 3 November 2022," kata Kepala Dinas Kesehatan Sulbar dr Asrang Masdy di Mamuju, Kamis (3/11).
Ia mengatakan hal tersebut sebagai bentuk dukungan Dinkes Sulbar untuk dilaksanakan program transformasi layanan kesehatan primer di Sulbar.
Dia menyebut rapat koordinasi tersebut mengambil tema "Kolaborasi Pusat dan Daerah Dalam Transformasi Layanan Primer" diikuti oleh perwakilan dari Dinas Kesehatan provinsi dan Poltekkes se-Indonesia.
"Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin menyampaikan bahwa intervensi layanan primer menjadi penting, karena dengan program tersebut maka pembiayaan dalam intervensi kesehatan tersebut tergolong murah," katanya.
Ia menjelaskan pelaksanaan program kesehatan itu, lebih mengedepankan upaya promotif dan preventif serta kualitas hidup masyarakat agar menjadi lebih baik.
Dalam rapat koordinasi teknis tersebut, juga disimpulkan bahwa untuk mencapai layanan primer yang optimal ada beberapa hal yang perlu diperbaiki, yakni posyandu, puskesmas dan labkesmas.
"Posyandu yang sebelumnya hanya mengurusi ibu dan bayi, ke depannya diharapkan dapat melayani seluruh siklus hidup termasuk remaja dan lansia, hal penting lainnya perlu diperhatikan adalah skrining penyakit ditingkatkan, begitupun halnya dengan imunisasi," katanya
Ia menyampaikan sesuai harapan agar kualitas poltekkes ditingkatkan sehingga dapat bersaing dengan lembaga pendidikan kesehatan lainnya, baik di dalam maupun luar negeri.
"Perbanyak penelitian mengenai isu-isu strategis kesehatan sehingga dapat membantu intervensi permasalahan kesehatan yang ada," katanya.
Pewarta : M.Faisal Hanapi
Editor : Redaktur Makassar
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Menko PM lantik Dirut BPJS Kesehatan dan Dirut BPJS Ketenagakerjaan periode 2026-2031
20 February 2026 13:11 WIB
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Pemkab Gowa targetkan konversi 150 ton sampah jadi energi terbarukan lewat PSEL
04 April 2026 20:54 WIB
Gubernur Sulsel: Tantangan terbesar program imunisasi adalah mindset orang tua
02 April 2026 21:18 WIB
Pemkot Makassar dan Telkomsel berpeluang kolaborasi program digitalisasi sekolah
02 April 2026 19:49 WIB