
Kader posyandu garda terdepan pelayanan terpadu

Mamuju (ANTARA) - Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Provinsi Sulawesi Barat dr Nursyamsi Rahim mengatakan 10.555 kader posyandu di berbagai daerah di Sulbar sebagai garda terdepan pelayanan terpadu bagi masyarakat setempat.
"Para kader ini menjadi penggerak utama kegiatan posyandu yang melayani ibu hamil, bayi, balita, hingga kelompok masyarakat rentan," kata dia di Mamuju, Sabtu.
Sebanyak 10.555 kader posyandu yang tersebar di enam kabupaten di Sulbar itu, katanya, terbanyak di Kabupaten Polewali Mandar 2.943 kader, disusul Kabupaten Mamuju 2.294 kader, dan Kabupaten Majene 1.809 kader.
Selain itu, Kabupaten Pasangkayu 1.321 kader, Kabupaten Mamasa 1.221 kader, dan Kabupaten Mamuju Tengah 967 kader.
"Dari jumlah tersebut, sebanyak 3.152 kader telah mengikuti pelatihan 25 kompetensi dasar posyandu, sebagai bagian dari upaya peningkatan kapasitas dan kualitas pelayanan di tingkat masyarakat," katanya.
Dari sisi peningkatan kualitas kader, tercatat 553 kader posyandu di Sulbar telah mencapai minimal strata Madya atau sekitar 5,24 persen dari total kader.
Kabupaten Pasangkayu mencatat capaian tertinggi dengan 13,93 persen kader minimal strata Madya, diikuti Polewali Mandar 6,49 persen, Mamuju 5,10 persen, Mamuju Tengah 3,93 persen, Majene 1,11 persen, dan Mamasa 0,25 persen.
"Kader posyandu merupakan kekuatan utama dalam memperkuat pelayanan kesehatan berbasis masyarakat," katanya.
Menurutnya, keberadaan kader tidak hanya membantu pelaksanaan kegiatan posyandu, tetapi juga menjadi penghubung antara layanan kesehatan dengan masyarakat di tingkat paling dekat.
"Kader posyandu adalah ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat. Mereka hadir langsung di tengah masyarakat untuk memastikan ibu dan anak mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik, sekaligus memberikan edukasi kepada keluarga tentang pentingnya menjaga kesehatan dan gizi," katanya.
Pemerintah Provinsi Sulbar terus mendorong peningkatan kapasitas kader melalui pelatihan, pembinaan, serta penguatan kelembagaan posyandu agar pelayanan yang diberikan semakin berkualitas.
"Pemerintah provinsi bersama pemerintah daerah di Sulbar terus berkolaborasi mendorong peningkatan jumlah kader yang terlatih dan naik strata, sehingga posyandu tidak hanya aktif, tetapi juga mampu memberikan pelayanan yang lebih berkualitas kepada masyarakat," kata Nursyamsi.
Pewarta : Amirullah
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
