Danrem: Lima pucuk senjata prajurit TNI hilang saat insiden Mugi
Jumat, 5 Mei 2023 18:15 WIB
Danrem 172/PWY Brigjen TNI J.O. Sembiring. (ANTARA/Evarukdijati)
Jayapura (ANTARA) - Komandan Korem 172/PWY Brigadir Jenderal TNI J.O. Sembiring mengungkapkan lima pucuk senjata api milik prajurit TNI yang hilang saat terjadinya insiden penyerangan oleh kelompok kriminal bersenjata di Mugi, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan.
Senjata api yang hilang itu dibawa lima orang prajurit dari Satgas Yonif R 321/GT yang gugur dalam insiden penyerangan tersebut.
"Anggota yang gugur dalam insiden itu lima orang, seorang di antaranya meninggal karena terjatuh di jurang," kata Sembiring kepada ANTARA dari Jayapura, Jumat.
Ketika dihubungi dari Jayapura, Danrem yang mengaku sedang berada di wilayah Nduga itu menegaskan bahwa tidak ada prajurit yang disandera kelompok kriminal bersenjata (KKB) seperti berita yang disampaikan kelompok itu.
Sembiring menegaskan berita-berita yang beredar di media sosial sangat tidak benar atau hoaks sehingga masyarakat diminta tidak mudah terpengaruh dan percaya.
"KKB senantiasa menebar hoaks, termasuk terkait perolehan senjata api yang fotonya beredar di media sosial," tegasnya.
Sembiring juga mengatakan saat ini pencarian terhadap pilot Susi Air berkebangsaan Selandia Baru yang disandera KKB juga masih terus dilakukan.
"Personel TNI Polri masih terus melakukan pencarian terhadap pilot Philip yang disandera KKB sejak tanggal 7 Februari lalu sesaat setelah mendaratkan pesawatnya di lapangan terbang Paro," kata Danrem.
Berita ini juga telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Danrem sebut lima pucuk senjata hilang saat insiden Mugi
Senjata api yang hilang itu dibawa lima orang prajurit dari Satgas Yonif R 321/GT yang gugur dalam insiden penyerangan tersebut.
"Anggota yang gugur dalam insiden itu lima orang, seorang di antaranya meninggal karena terjatuh di jurang," kata Sembiring kepada ANTARA dari Jayapura, Jumat.
Ketika dihubungi dari Jayapura, Danrem yang mengaku sedang berada di wilayah Nduga itu menegaskan bahwa tidak ada prajurit yang disandera kelompok kriminal bersenjata (KKB) seperti berita yang disampaikan kelompok itu.
Sembiring menegaskan berita-berita yang beredar di media sosial sangat tidak benar atau hoaks sehingga masyarakat diminta tidak mudah terpengaruh dan percaya.
"KKB senantiasa menebar hoaks, termasuk terkait perolehan senjata api yang fotonya beredar di media sosial," tegasnya.
Sembiring juga mengatakan saat ini pencarian terhadap pilot Susi Air berkebangsaan Selandia Baru yang disandera KKB juga masih terus dilakukan.
"Personel TNI Polri masih terus melakukan pencarian terhadap pilot Philip yang disandera KKB sejak tanggal 7 Februari lalu sesaat setelah mendaratkan pesawatnya di lapangan terbang Paro," kata Danrem.
Berita ini juga telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Danrem sebut lima pucuk senjata hilang saat insiden Mugi
Pewarta : Evarukdijati
Editor : Anwar Maga
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
KSAD tunggu perintah Mabes TNI terkait penembakan pesawat Smart Air di Karowai Papua
12 February 2026 13:38 WIB
Pesawat Smart Air berpenumpang 13 orang ditembak KKB di Korowai, pilot dan co pilot tewas
11 February 2026 15:33 WIB
Terpopuler - Hukum
Lihat Juga
Sulit dipahami, Hakim MK minta pemohon rapikan gugatan uji materiil UU Perkawinan
08 May 2026 5:55 WIB
Kejati kembali periksa Eks Pj Gubernur Sulsel terkait dugaan korupsi bibit nanas
07 May 2026 19:45 WIB