Kemendag Akan Tentukan Awal Ramadhan Senin
Minggu, 7 Juli 2013 17:31 WIB
Makassar (ANTARA Sulsel) - Kementerian Agama (Kemendag) Sulawesi Selatan bersama Badan Hisab dan Rukyat akan melakukan rukyatul hilal atau penentuan awal ramadhan sebagai salah satu metode pada Senin 8 Juli 2013.
"Berdasarkan rapat, maka rencananya akan dilakukan rukyatul hilal pada pukul 17:00 WITA di lokasi Mal Tanjung Bunga, Makassar," kata Humas Kemenag Sulsel, Muhammad Tonang, Minggu.
Menurutnya, pemerintah baru akan menggelar sidang isbat untuk penentuan awal Ramadhan, pada Senin (8/7) sekitar pukul 17.00 waktu setempat. Bahkan Kementerian Agama telah berkoordinasi dengan meminta beberapa organisasi guna melaporkan peneropongan atau rukyat yang dilakukan di berbagai tempat di Indonsei termasuk Makassar.
Berdasarkan hasil itu, kata dia, kemudian akan dicocokkan secara ilmiah melalui metodologi hisab atau perhitungan yang biasanya dilakukan dari organisasi islam lainya yang mempercayai hasil hisab.
"Pihak kami juga mengundang ormas Islam agar ikut termasuk piha dari Pengadilan Tinggi Agama Sulsel," paparnya.
Rencananya, pada malam nanti tim pemantau rukyat dapat melihat hilal atau bulan maka pemerintah akan menetapkan 1 Ramadhan pada Selasa 9 Juli 2013, namun bila terjadi hal sebaliknya maka 1 Ramadhan jatuh pada, Rabu 10 Juli 2013.
Sidang isbat, lanjutnya, diikuti anggota Badan Hisab dan Rukyat (BHR) dan itu juga dilakukan di Makassar, dan putusan resmi di Jakarta. Dalam sidang isbat itu pemerintah mengacu pada dua pertimbangan, yakni pertimbangan hisab (perhitungan) dan pertimbangan rukyat (pengamatan bulan).
Biasanya, pertimbangan hisab atau perhitungan bisa diprediksi 1 Ramadhan akan jatuh pada Selasa 9 Juli 2013, Pihak Muhammadiyah biasanya mengunakan metode hisab ntuk menentukan kalender Islam termasuk 1 Ramadan dan 1 Syawal 1434 H, dan mereka sudah menetapkan awal puasa jatuh pada 9 Juli mendatang. N Sunarto
"Berdasarkan rapat, maka rencananya akan dilakukan rukyatul hilal pada pukul 17:00 WITA di lokasi Mal Tanjung Bunga, Makassar," kata Humas Kemenag Sulsel, Muhammad Tonang, Minggu.
Menurutnya, pemerintah baru akan menggelar sidang isbat untuk penentuan awal Ramadhan, pada Senin (8/7) sekitar pukul 17.00 waktu setempat. Bahkan Kementerian Agama telah berkoordinasi dengan meminta beberapa organisasi guna melaporkan peneropongan atau rukyat yang dilakukan di berbagai tempat di Indonsei termasuk Makassar.
Berdasarkan hasil itu, kata dia, kemudian akan dicocokkan secara ilmiah melalui metodologi hisab atau perhitungan yang biasanya dilakukan dari organisasi islam lainya yang mempercayai hasil hisab.
"Pihak kami juga mengundang ormas Islam agar ikut termasuk piha dari Pengadilan Tinggi Agama Sulsel," paparnya.
Rencananya, pada malam nanti tim pemantau rukyat dapat melihat hilal atau bulan maka pemerintah akan menetapkan 1 Ramadhan pada Selasa 9 Juli 2013, namun bila terjadi hal sebaliknya maka 1 Ramadhan jatuh pada, Rabu 10 Juli 2013.
Sidang isbat, lanjutnya, diikuti anggota Badan Hisab dan Rukyat (BHR) dan itu juga dilakukan di Makassar, dan putusan resmi di Jakarta. Dalam sidang isbat itu pemerintah mengacu pada dua pertimbangan, yakni pertimbangan hisab (perhitungan) dan pertimbangan rukyat (pengamatan bulan).
Biasanya, pertimbangan hisab atau perhitungan bisa diprediksi 1 Ramadhan akan jatuh pada Selasa 9 Juli 2013, Pihak Muhammadiyah biasanya mengunakan metode hisab ntuk menentukan kalender Islam termasuk 1 Ramadan dan 1 Syawal 1434 H, dan mereka sudah menetapkan awal puasa jatuh pada 9 Juli mendatang. N Sunarto
Pewarta : Darwin Fatir
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Atalia dan Ridwan Kamil tak hadiri sidang cerai perdana di Pengadilan Agama Bandung
17 December 2025 11:40 WIB
Menteri Agama siapkan forum memperkuat konsep solusi perdamaian di Gaza Palestina
17 November 2025 14:20 WIB
Pemprov Sulbar tingkatkan kapasitas tokoh agama bangun harmonisasi sosial
13 November 2025 21:17 WIB
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Pemkot Makassar dan Balai Cipta Karya bahas hibah alat deteksi air JICA Jepang
28 January 2026 5:19 WIB
Lindungi karya dosen dan mahasiswa, Kemenkum Sulbar - Universitas Tomakaka bentuk Sentra KI
27 January 2026 18:21 WIB
Pemprov Sulsel serahkan santunan kepada keluarga Farhan korban kecelakaan ATR 42-500
27 January 2026 15:08 WIB
Efisiensi pendidikan, Rektor Unhas minta identifikasi mahasiswa lambat studi
27 January 2026 4:47 WIB
Demo pemekaran Luwu Raya lumpuhkan pasokan BBM, harga pertalite Rp35.000/liter
26 January 2026 18:37 WIB