Kasal meresmikan pembangunan Satdik TNI AL Makassar
Kamis, 8 Juni 2023 14:50 WIB
Kasal Laksamana TNI Muhammad Ali meresmikan Satdik-2 Makassar, Satdik -1 Tanjung Uban, Satdik-3 Sorong Kodiklatal, dan Sky Diving Pusdiksus Kodikopsla Surabaya di Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (8/6/2023). (ANTARA/Muh Hasanuddin)
Makassar (ANTARA) - Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali, dengan didampingi Ketua Umum Jalasenastri Fera Muhammad Ali, meresmikan pembangunan sarana dan prasarana Satuan Pendidikan (Satdik) TNI AL Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis.
Pada peresmian itu, Muhammad Ali juga meresmikan Satdik-1 Tanjung Uban, Satdik-2 Makassar, dan Satdik-3 Sorong Kodiklatal serta Sky Diving Pusdiksus Kodikopsla Surabaya.
"Pemerintah telah menetapkan peningkatan kualitas SDM (sumber daya manusia) melalui pendidikan, sebagai salah satu program prioritas nasional yaitu meningkatkan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing," kata Ali.
Dia menyampaikan bahwa pendidikan merupakan senjata paling ampuh yang dapat digunakan untuk mengubah dunia. Oleh karena itu, dia pun terus berupaya memperbaiki unit sarana dan prasarana di tubuh TNI AL guna meningkatkan kualitas SDM di matra TNI tersebut.
"Secara bersamaan, telah diresmikan pembangunan Satdik -1 Tanjung Uban, Satdik-2 Makassar, Satdik-3 Sorong Kodiklatal, dan Sky Diving Pusdiksus Kodikopsla Surabaya. Hal ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan para calon prajurit TNI AL dari seluruh penjuru Nusantara," jelas Ali.
Dia mengungkapkan bahwa pembentukan Satdik di Sorong, Makassar, dan Tanjung Uban itu sebagai upaya untuk memenuhi kebutuhan personel prajurit Bintara dan Tamtama TNI AL lewat kegiatan pendidikan pertama hasil penerimaan calon Bintara dan Tamtama dengan memprioritaskan putra putri asli daerah.
Ali juga meminta agar seluruh komponen di setiap Satdik Kodiklatal harus segera berfungsi, mulai dari aspek SDM, perencanaan, pelaksanaan, penganggaran, hingga evaluasi.
"Meski semua itu perlu penyesuaian dan waktu transisi untuk mengakomodasi pelimpahan tugas-tugas dan administrasi yang dilakukan secara berjenjang," tambahnya.
Lebih lanjut, dia mengimbau para Dansatdik agar memperhatikan dan menghormati kearifan lokal dan budaya di daerah untuk menghindari kesalahpahaman dan konflik dengan masyarakat setempat.
"Bersosialisasi dan berinteraksi dengan masyarakat sekitar, perkenalkan satuan kalian sebagai satuan baru, bangun keyakinan, kepercayaan, rasa bangga dan citra positif dari masyarakat setempat serta instansi lainnya kepada TNI AL khususnya Satdik Kodiklatal," ujar Muhammad Ali.
Pada peresmian itu, Muhammad Ali juga meresmikan Satdik-1 Tanjung Uban, Satdik-2 Makassar, dan Satdik-3 Sorong Kodiklatal serta Sky Diving Pusdiksus Kodikopsla Surabaya.
"Pemerintah telah menetapkan peningkatan kualitas SDM (sumber daya manusia) melalui pendidikan, sebagai salah satu program prioritas nasional yaitu meningkatkan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing," kata Ali.
Dia menyampaikan bahwa pendidikan merupakan senjata paling ampuh yang dapat digunakan untuk mengubah dunia. Oleh karena itu, dia pun terus berupaya memperbaiki unit sarana dan prasarana di tubuh TNI AL guna meningkatkan kualitas SDM di matra TNI tersebut.
"Secara bersamaan, telah diresmikan pembangunan Satdik -1 Tanjung Uban, Satdik-2 Makassar, Satdik-3 Sorong Kodiklatal, dan Sky Diving Pusdiksus Kodikopsla Surabaya. Hal ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan para calon prajurit TNI AL dari seluruh penjuru Nusantara," jelas Ali.
Dia mengungkapkan bahwa pembentukan Satdik di Sorong, Makassar, dan Tanjung Uban itu sebagai upaya untuk memenuhi kebutuhan personel prajurit Bintara dan Tamtama TNI AL lewat kegiatan pendidikan pertama hasil penerimaan calon Bintara dan Tamtama dengan memprioritaskan putra putri asli daerah.
Ali juga meminta agar seluruh komponen di setiap Satdik Kodiklatal harus segera berfungsi, mulai dari aspek SDM, perencanaan, pelaksanaan, penganggaran, hingga evaluasi.
"Meski semua itu perlu penyesuaian dan waktu transisi untuk mengakomodasi pelimpahan tugas-tugas dan administrasi yang dilakukan secara berjenjang," tambahnya.
Lebih lanjut, dia mengimbau para Dansatdik agar memperhatikan dan menghormati kearifan lokal dan budaya di daerah untuk menghindari kesalahpahaman dan konflik dengan masyarakat setempat.
"Bersosialisasi dan berinteraksi dengan masyarakat sekitar, perkenalkan satuan kalian sebagai satuan baru, bangun keyakinan, kepercayaan, rasa bangga dan citra positif dari masyarakat setempat serta instansi lainnya kepada TNI AL khususnya Satdik Kodiklatal," ujar Muhammad Ali.
Pewarta : Muh. Hasanuddin
Editor : Anwar Maga
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Gubernur Sulsel resmikan pengoperasian taksi dengan mobil listrik di CPI Makassar
15 September 2025 19:31 WIB
PLN UID Sulselrabar - Balai TN Bantimurung Bulusaraung resmikan Mushola Babul Khoir
15 September 2025 17:54 WIB
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Menhut: Lestarikan keanekaragaman hayati dan kerajaan kupu-kupu TN Bantimurung Bulusaraung
28 January 2026 19:50 WIB
Munafri perkuat mobilitas perkotaan inklusif melalui Forum Indonesia on the Move
28 January 2026 17:13 WIB
Pemkot Makassar dan Balai Cipta Karya bahas hibah alat deteksi air JICA Jepang
28 January 2026 5:19 WIB
Lindungi karya dosen dan mahasiswa, Kemenkum Sulbar - Universitas Tomakaka bentuk Sentra KI
27 January 2026 18:21 WIB
Pemprov Sulsel serahkan santunan kepada keluarga Farhan korban kecelakaan ATR 42-500
27 January 2026 15:08 WIB