Wamenhub: Pengguna Transportasi Laut Terpadat di KTI
Rabu, 31 Juli 2013 14:39 WIB
Penumpang berdesakan ketika naik ke KM Tilongkabila tujuan Bima, NTB di Pelabuhan Soekarno Hatta, Makassar, Sulsel, Rabu (31/7) (ANTARA FOTO/Sahrul Manda Tikupadang)
Makassar (ANTARA Sulsel) - Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susanto mengatakan, pihaknya memprediksi pengguna transportasi laut pada arus mudik tahun ini terpadat di Kawasan Timur Indonesia (KTI.
"Jumlah pengguna transportasi laut yang cukup padat ada di bagian KTI," kata Bambang disela-sela peninjauan arus mudik di Pelabuhan Makassar, Rabu.
Berdasarkan data PT Pelabuhan Indonesia Wilayah IV Makassar diketahui, indikasi peningkatan penumpang di pelabuhan di KTI dapat terlihat dari data historis 2010 hingga prediksi 2013 yakni terbesar di Pelabuhan Balikpapan dengan pertumbuhan 8.800 orang penumpang.
Kemudian Pelabuhan Makassar yang pertumbuhan penumpangnya sebanyak 5.600 orang, menyusul Pelabuhan Samarinda sekitar 3.000 orang.
Sedangkan Pelabuhan Pantoloan, Tarakan, Kendari, Bitung, Parepare, Manokwari dan Jayapura masing-masing pertumbuhan penumpangnya hanya sekitar 1.000 orang.
Berkaitan dengan arus mudik, Bambang mengimbau pada pihak operator pelabuhan dan kapal untuk memperhatikan keselamatan penumpang, apalagi dalam kondisi cuaca buruk.
"Tidak ada negosiasi untuk keselamatan, sehingga saya selalu mengingatkan teman-teman untuk mengutamakan keselamatan penumpang," katanya.
Seusai melakukan peninjauan arus mudik di Pelabuhan Makassar, Wamenhub bersama rombongan melanjutkan perjalanan ke Pelabuhan Hasan Sempit dengan menggunakan pesawat khusus CAR Balai Kalibrasi untuk melakukan peninjauan serupa. Budi Suyanto
"Jumlah pengguna transportasi laut yang cukup padat ada di bagian KTI," kata Bambang disela-sela peninjauan arus mudik di Pelabuhan Makassar, Rabu.
Berdasarkan data PT Pelabuhan Indonesia Wilayah IV Makassar diketahui, indikasi peningkatan penumpang di pelabuhan di KTI dapat terlihat dari data historis 2010 hingga prediksi 2013 yakni terbesar di Pelabuhan Balikpapan dengan pertumbuhan 8.800 orang penumpang.
Kemudian Pelabuhan Makassar yang pertumbuhan penumpangnya sebanyak 5.600 orang, menyusul Pelabuhan Samarinda sekitar 3.000 orang.
Sedangkan Pelabuhan Pantoloan, Tarakan, Kendari, Bitung, Parepare, Manokwari dan Jayapura masing-masing pertumbuhan penumpangnya hanya sekitar 1.000 orang.
Berkaitan dengan arus mudik, Bambang mengimbau pada pihak operator pelabuhan dan kapal untuk memperhatikan keselamatan penumpang, apalagi dalam kondisi cuaca buruk.
"Tidak ada negosiasi untuk keselamatan, sehingga saya selalu mengingatkan teman-teman untuk mengutamakan keselamatan penumpang," katanya.
Seusai melakukan peninjauan arus mudik di Pelabuhan Makassar, Wamenhub bersama rombongan melanjutkan perjalanan ke Pelabuhan Hasan Sempit dengan menggunakan pesawat khusus CAR Balai Kalibrasi untuk melakukan peninjauan serupa. Budi Suyanto
Pewarta : Suriani Mappong
Editor : Daniel
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Jokowi angkat Bambang Susantono jadi Utusan Khusus Presiden kerja sama IKN
13 June 2024 15:20 WIB, 2024
Presiden Jokowi: Pengunduran diri Kepala OIKN dan wakilnya karena alasan pribadi
05 June 2024 11:17 WIB, 2024
Presiden Jokowi tugaskan Bambang Susanto di bidang kerja sama internasional
03 June 2024 15:49 WIB, 2024
Presiden Jokowi melakukan peletakan batu pertama pembangunan Kantor Otorita IKN
17 January 2024 13:58 WIB, 2024
OIKN rayakan Idul Adha perdana di Nusantara bersama pekerja dan warga sekitar
30 June 2023 5:45 WIB, 2023
Kepala Otorita: Tiga investor lokal dan asing siap bangun perumahan IKN Nusantara
03 January 2023 14:39 WIB, 2023
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Wujudkan kepastian hukum, Kemenkum Sulbar bersiap harmonisasi Ranperbup Perusda Majene
22 May 2026 10:27 WIB