Penjabat Gubernur Sulbar ajak ASN di Mamuju jadi orang tua asuh anak stunting
Selasa, 20 Juni 2023 5:03 WIB
Penjabat Gubernur Sulbar Zudan Arif Fakrulloh (tengah) dan Bupati Mamuju Sitti Sutinah Suhardi (kiri) pada kunjungan kerja dan pertemuan dengan jajaran Pemkab Mamuju, di Kantor Bupati Mamuju, Senin (19/6). (ANTARA/HO/Diskominfo Sulbar)
Mamuju (ANTARA) - Penjabat Gubernur Sulawesi Barat Zudan Arif Fakrulloh, mengajak aparatur sipil negara (ASN) di lingkup Pemkab Mamuju menjadi orang tua asuh anak stunting.
"Saya mengajak seluruh ASN Pemkab Mamuju menjadi orang tua asuh penanganan stunting, minimal satu anak stunting," kata Zudan Arif Fakrulloh, pada pertemuan dengan Bupati Mamuju Sitti Sutinah Suhardi, di Kantor Bupati Mamuju, Senin.
Pertemuan itu dilakukan dalam rangka membangun sinergitas dan koordinasi membangun kesepahaman melakukan pengentasan stunting, kemiskinan, anak putus sekolah, pernikahan anak dan menjaga inflasi.
Pemerintah Provinsi Sulbar sendiri, kata Zudan Arif Fakrulloh, telah melibatkan 6.000 ASN, juga masing-masing menangani satu anak stunting.
"Untuk menangani satu anak stunting, cukup menyumbang biaya Rp185 ribu per bulan," ujarnya.
Terkait pertemuan dengan Bupati Mamuju Sitti Sutinah Suhardi, Penjabat Gubernur mengatakan, perubahan dapat cepat dilakukan dengan pola komunikasi yang baik.
"Saya juga mengajak Mamuju menjadi ikon penyelesaian empat masalah Sulbar, salah satunya adalah stunting. Jadi, dengan melibatkan para ASN lingkup Pemkab Mamuju maka saya optimistis masalah ASN dapat segera diselesaikan," jelas Zudan Arif Fakrulloh.
Sementara, Bupati Mamuju Sitti Sutinah Suhardi mengatakan, kunjungan Penjabat Gubernur bersama perangkat OPD lingkup Pemprov Sulbar itu, merupakan kunjungan pertama kali di Kabupaten Mamuju.
"Ini sangat baik, semoga kebiasaan ini dapat dilanjutkan, terutama mengatasi masalah stunting," kata Sitti Sutinah Suhardi.
Ia berharap, dengan komunikasi yang baik antara pemerintah provinsi dan kabupaten, dapat menyelesaikan seluruh masalah di Sulbar.
"Di tahun ini kita akan menyatukan persepsi dalam penanganan stunting di Kabupaten Mamuju. Dengan berkolaborasi angka stunting di Sulbar dapat turun," ujar Sutinah.
Sebelumnya, saat kunjungannya di Kabupaten Mamasa, Penjabat Gubernur juga mengajak ASN lingkup Pemkab Mamasa dapat menjadi orang tua asuh anak stunting.
Ajakan tersebut direspon Pemkab Mamasa dan siap melibatkan 3.000 ASN menjadi orang tua asuh anak stunting.
Berita ini juga telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Penjabat Gubernur ajak ASN di Mamuju jadi orang tua asuh anak stunting
"Saya mengajak seluruh ASN Pemkab Mamuju menjadi orang tua asuh penanganan stunting, minimal satu anak stunting," kata Zudan Arif Fakrulloh, pada pertemuan dengan Bupati Mamuju Sitti Sutinah Suhardi, di Kantor Bupati Mamuju, Senin.
Pertemuan itu dilakukan dalam rangka membangun sinergitas dan koordinasi membangun kesepahaman melakukan pengentasan stunting, kemiskinan, anak putus sekolah, pernikahan anak dan menjaga inflasi.
Pemerintah Provinsi Sulbar sendiri, kata Zudan Arif Fakrulloh, telah melibatkan 6.000 ASN, juga masing-masing menangani satu anak stunting.
"Untuk menangani satu anak stunting, cukup menyumbang biaya Rp185 ribu per bulan," ujarnya.
Terkait pertemuan dengan Bupati Mamuju Sitti Sutinah Suhardi, Penjabat Gubernur mengatakan, perubahan dapat cepat dilakukan dengan pola komunikasi yang baik.
"Saya juga mengajak Mamuju menjadi ikon penyelesaian empat masalah Sulbar, salah satunya adalah stunting. Jadi, dengan melibatkan para ASN lingkup Pemkab Mamuju maka saya optimistis masalah ASN dapat segera diselesaikan," jelas Zudan Arif Fakrulloh.
Sementara, Bupati Mamuju Sitti Sutinah Suhardi mengatakan, kunjungan Penjabat Gubernur bersama perangkat OPD lingkup Pemprov Sulbar itu, merupakan kunjungan pertama kali di Kabupaten Mamuju.
"Ini sangat baik, semoga kebiasaan ini dapat dilanjutkan, terutama mengatasi masalah stunting," kata Sitti Sutinah Suhardi.
Ia berharap, dengan komunikasi yang baik antara pemerintah provinsi dan kabupaten, dapat menyelesaikan seluruh masalah di Sulbar.
"Di tahun ini kita akan menyatukan persepsi dalam penanganan stunting di Kabupaten Mamuju. Dengan berkolaborasi angka stunting di Sulbar dapat turun," ujar Sutinah.
Sebelumnya, saat kunjungannya di Kabupaten Mamasa, Penjabat Gubernur juga mengajak ASN lingkup Pemkab Mamasa dapat menjadi orang tua asuh anak stunting.
Ajakan tersebut direspon Pemkab Mamasa dan siap melibatkan 3.000 ASN menjadi orang tua asuh anak stunting.
Berita ini juga telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Penjabat Gubernur ajak ASN di Mamuju jadi orang tua asuh anak stunting
Pewarta : Amirullah
Editor : Redaktur Makassar
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
BKN anugerahi pangkat Anumerta kepada ASN korban kebakaran DPRD Makassar
01 September 2025 17:44 WIB
Mendagri mengumumkan Zudan Arif sebagai Pj Gubernur terbaik se-Indonesia
04 December 2024 14:10 WIB, 2024
Kahubdam XIV/Hasanuddin dan Pj Gubernur Sulsel salam takzim pada guru di HGN
25 November 2024 18:34 WIB, 2024
Pemkot Makassar raih juara I lomba desa/kelurahan Kemendagri tahun 2024
09 October 2024 15:07 WIB, 2024
Pj Gubernur Sulsel raih penghargaan Upakarya Wanua Nugraha dari Kemendagri
09 October 2024 14:55 WIB, 2024
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
PPIH Embarkasi Makassar edukasi JCH terkait waktu konsumsi makanan selama di Tanah Suci
18 May 2026 11:48 WIB