Mahasiswa Universitas Kyoto Studi Lapang di Makassar
Jumat, 23 Agustus 2013 16:03 WIB
Ketua rombongan mahasiswa Universitas Kyoto Prof Takashi Iguchi (kanan) saat berkunjung ke Unhas Makassar, Sulsel, Jumat (23/8) (Humas Unhas)
Makassar (ANTARA Sulsel) - Mahasiswa Universitas Kyoto, Jepang akan studi lapang di Makassar untuk mengenal pendidikan ekologi, lingkungan dan budaya masyarakat.
"Kami berharap Universitas Hasanuddin dapat memfasilitasi mahasiswa kami yang akan tiba di Makassar pada 24 Agustus 2013," kata Ketua rombongan mahasiswa Universitas Kyoto Prof Takashi Iguchi saat berkunjung di Unhas, Makassar, Jumat.
Dia mengatakan, kedatangannya ke Indonesia bersama mahasiswanya untuk melaksanakan studi lapang di dua kota besar yakni Makassar dan Jakarta.
Menurut guru besar bidang studi wilayah Asia Afrika ini, fokus studi lapang itu mengenai pendidikan ekologi, lingkungan, masyarakat, kebudayaan dan pembangunan ekonomi.
"Jadi, kami sangat mengharapkan bantuan akademisi Unhas khususnya para guru besar dalam membantu kelancaran studi lapangan tersebut," katanya.
Menanggapi hal itu, Wakil Rektor I Bidang Akademik, Unhas Prof Dr Eng Dadang Suriamiharja mengatakan, pihaknya menyambut baik kunjungan mahasiswa Universitas Kyoto ke Makassar dan siap memberikan bantuan di bidang akademik.
Dia mengatakan, para guru besar yang membidangi studi itu siap membantu sesuai dengan kapasitas keilmuannya, termasuk membantu menjelaskan kondisi beberapa daerah yang menjadi objek studi lapang.
Selama berada di Makassar, mahasiswa asal negeri Sakura itu juga akan mengunjungi beberapa objek wisata seperti taman wisata alam Bantimurung di Kabupaten Maros, Benteng Rotterdam dan Pulau Barrang Lompo di Kota Makassar. Subagyo
"Kami berharap Universitas Hasanuddin dapat memfasilitasi mahasiswa kami yang akan tiba di Makassar pada 24 Agustus 2013," kata Ketua rombongan mahasiswa Universitas Kyoto Prof Takashi Iguchi saat berkunjung di Unhas, Makassar, Jumat.
Dia mengatakan, kedatangannya ke Indonesia bersama mahasiswanya untuk melaksanakan studi lapang di dua kota besar yakni Makassar dan Jakarta.
Menurut guru besar bidang studi wilayah Asia Afrika ini, fokus studi lapang itu mengenai pendidikan ekologi, lingkungan, masyarakat, kebudayaan dan pembangunan ekonomi.
"Jadi, kami sangat mengharapkan bantuan akademisi Unhas khususnya para guru besar dalam membantu kelancaran studi lapangan tersebut," katanya.
Menanggapi hal itu, Wakil Rektor I Bidang Akademik, Unhas Prof Dr Eng Dadang Suriamiharja mengatakan, pihaknya menyambut baik kunjungan mahasiswa Universitas Kyoto ke Makassar dan siap memberikan bantuan di bidang akademik.
Dia mengatakan, para guru besar yang membidangi studi itu siap membantu sesuai dengan kapasitas keilmuannya, termasuk membantu menjelaskan kondisi beberapa daerah yang menjadi objek studi lapang.
Selama berada di Makassar, mahasiswa asal negeri Sakura itu juga akan mengunjungi beberapa objek wisata seperti taman wisata alam Bantimurung di Kabupaten Maros, Benteng Rotterdam dan Pulau Barrang Lompo di Kota Makassar. Subagyo
Pewarta : Suriani Mappong
Editor : Daniel
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Lindungi karya dosen dan mahasiswa, Kemenkum Sulbar - Universitas Tomakaka bentuk Sentra KI
27 January 2026 18:21 WIB
Pakar: Penanganan banjir musiman di Makassar dengan perbaikan mikrodrainase
11 January 2026 6:27 WIB
Mahasiswa Universitas Ciputra Makassar dampingi UMKM Lombok Kuning pahami pajak digital
16 December 2025 20:57 WIB
Widodo Muktiyo akan dilantik jadi Rektor Universitas Al Azhar periode 2025-2029
20 October 2025 9:43 WIB