PLN tuntaskan implementasi smart meter PLN tahap 1 di Makassar
Jumat, 20 Oktober 2023 10:02 WIB
Petugas PLN saat melakukan pemasangan ulang Smart Meter di rumah warga Kota Makassar. ANTARA/HO-Humas PLN
Makassar (ANTARA) - Manajemen PT PLN telah menuntaskan implementasikan smart meter berbasis Advanced Metering Infrastructure (AMI) tahap I di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Barat (Sulselrabar) Moch Andy Adchaminoerdin di Makassar, Kamis, memaparkan hasil implementasi peningkatan layanan dengan memasang 55.501 smart meter AMI di rumah pelanggan Kota Makassar.
"Implementasi smart meter Advanced Metering Infrastructure (AMI) ini akan membuat kenyamanan pelanggan semakin meningkat," ujarnya.
AMI merupakan alat pengukur penggunaan listrik yang dilengkapi dengan fitur komunikasi dua arah untuk penyediaan informasi yang komprehensif.
"AMI dapat memudahkan baik PLN maupun pelanggan untuk bisa mengetahui profil beban sekaligus tagihan listrik berjalan secara real time," kata Andy.
Selain itu, melalui penggunaan smart meter AMI, pembacaan meter yang sebelumnya dilakukan secara manual (door to door) oleh petugas, kini bisa dilakukan secara digital, sehingga lebih akurat serta privasi pelanggan akan lebih terjaga.
"Penerapan smart meter AMI ini membawa banyak manfaat. Pembacaan data meter secara real time dan dilakukan dari jarak jauh sehingga tidak diperlukan lagi pembacaan meter ke lokasi," ujar Andy menambahkan.
Andy menyebut PLN UID Sulselrabar menerjunkan 290 petugas khusus dalam pemasangan smart meter AMI yang tersebar di Kota Makassar.
“Kami optimististis manfaat positif dari pembaruan kWh meter menjadi smart meter AMI dapat dirasakan oleh pelanggan. Program ini gratis dan pelanggan tidak perlu mengeluarkan biaya,” ujarnya.
Andy juga mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap segala bentuk penipuan yang mengatasnamakan PLN.
Ia pun berharap transformasi dan inovasi PT PLN (Persero) dalam meningkatkan pelayanan tenaga listrik itu dirasakan masyarakat Kota Makassar, Sulawesi Selatan.
Sementara itu, Kamun selaku warga RW 3, Kelurahan Kassi-kassi, Kota Makassar Topan di Makassar mengemukakan bahwa turut merasakan manfaat dan kenyamanan setelah menggunakan smart meter AMI.
"Terima kasih kepada PLN atas peningkatan pelayanannya karena kWh meter di rumah saya kini menjadi lebih canggih. Saya bisa memantau pemakaian listrik setiap saat melalui aplikasi PLN Mobile, sehingga tidak perlu menunggu tagihan di akhir bulan," kata dia.
Selain itu, apabila terjadi gangguan, menurut Topan, penanganannya lebih cepat karena dapat dideteksi oleh sistem secara otomatis dan tanpa dipungut biaya.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Barat (Sulselrabar) Moch Andy Adchaminoerdin di Makassar, Kamis, memaparkan hasil implementasi peningkatan layanan dengan memasang 55.501 smart meter AMI di rumah pelanggan Kota Makassar.
"Implementasi smart meter Advanced Metering Infrastructure (AMI) ini akan membuat kenyamanan pelanggan semakin meningkat," ujarnya.
AMI merupakan alat pengukur penggunaan listrik yang dilengkapi dengan fitur komunikasi dua arah untuk penyediaan informasi yang komprehensif.
"AMI dapat memudahkan baik PLN maupun pelanggan untuk bisa mengetahui profil beban sekaligus tagihan listrik berjalan secara real time," kata Andy.
Selain itu, melalui penggunaan smart meter AMI, pembacaan meter yang sebelumnya dilakukan secara manual (door to door) oleh petugas, kini bisa dilakukan secara digital, sehingga lebih akurat serta privasi pelanggan akan lebih terjaga.
"Penerapan smart meter AMI ini membawa banyak manfaat. Pembacaan data meter secara real time dan dilakukan dari jarak jauh sehingga tidak diperlukan lagi pembacaan meter ke lokasi," ujar Andy menambahkan.
Andy menyebut PLN UID Sulselrabar menerjunkan 290 petugas khusus dalam pemasangan smart meter AMI yang tersebar di Kota Makassar.
“Kami optimististis manfaat positif dari pembaruan kWh meter menjadi smart meter AMI dapat dirasakan oleh pelanggan. Program ini gratis dan pelanggan tidak perlu mengeluarkan biaya,” ujarnya.
Andy juga mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap segala bentuk penipuan yang mengatasnamakan PLN.
Ia pun berharap transformasi dan inovasi PT PLN (Persero) dalam meningkatkan pelayanan tenaga listrik itu dirasakan masyarakat Kota Makassar, Sulawesi Selatan.
Sementara itu, Kamun selaku warga RW 3, Kelurahan Kassi-kassi, Kota Makassar Topan di Makassar mengemukakan bahwa turut merasakan manfaat dan kenyamanan setelah menggunakan smart meter AMI.
"Terima kasih kepada PLN atas peningkatan pelayanannya karena kWh meter di rumah saya kini menjadi lebih canggih. Saya bisa memantau pemakaian listrik setiap saat melalui aplikasi PLN Mobile, sehingga tidak perlu menunggu tagihan di akhir bulan," kata dia.
Selain itu, apabila terjadi gangguan, menurut Topan, penanganannya lebih cepat karena dapat dideteksi oleh sistem secara otomatis dan tanpa dipungut biaya.
Pewarta : Nur Suhra Wardyah
Editor : Anwar Maga
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pesawat Smart Air berpenumpang 13 orang ditembak KKB di Korowai, pilot dan co pilot tewas
11 February 2026 15:33 WIB
Pesawat Smart Air mendarat darurat di pantai Nabire, semua penumpang selamat
27 January 2026 15:12 WIB
Pesawat Smart Air tergelincir saat mendarat di lapangan terbang Tiom Lanny Jaya
11 October 2025 15:46 WIB
SAR Malaysia selamatkan korban gempa Myanmar terperangkap di reruntuhan hotel enam hari
03 April 2025 4:22 WIB
KPK memeriksa sejumlah pejabat Pemkot Bandung soal aliran dana ke DPRD Bandung
07 December 2024 17:17 WIB, 2024
Terpopuler - Jasa
Lihat Juga
Menkeu Purbaya tambah DAU Rp7,66 triliun untuk THR dan gaji ke-13 guru ASN daerah
29 December 2025 18:40 WIB
PLN UUD Sulselrabar kembali terjunkan 21 personel, pulihkan listrik di Aceh
19 December 2025 18:30 WIB
Menkeu Purbaya: Anggaran penanganan bencana Sumatera tak hambat laju ekonomi
15 December 2025 15:31 WIB