JK tegaskan perempuan tidak boleh abaikan pendidikan
Sabtu, 4 November 2023 17:14 WIB
Wakil Presiden RI Ke-10 dan 12 Muhammad Jusuf Kalla saat diwawancarai awak media massa di Padang Panjang, Sabtu, (4/11/2023). ANTARA/Muhammad Zulfikar.
Padang (ANTARA) - Wakil Presiden RI Ke-10 dan 12 Muhammad Jusuf Kalla (JK) menegaskan kaum perempuan tidak boleh mengabaikan atau menyepelekan jenjang pendidikan karena merupakan bagian dari upaya menatap masa depan.
"Pendidikan adalah untuk melihat masa depan. Berbeda dengan museum yang melihat masa lalu," kata Muhammad Jusuf Kalla di Kota Padang Panjang, Sabtu.
Hal tersebut disampaikan Jusuf Kalla saat menghadiri 100 tahun Perguruan Diniyyah Puteri Padang Panjang, Sumatra Barat.
Menurutnya, Perguruan Diniyyah Puteri Padang Panjang tidak hanya mengajarkan, mendidik atau menempa santri tentang ilmu agama maupun pengetahuan umum. Namun satuan pendidikan yang didirikan Rahamah El Yunusiyyah itu juga melahirkan anak bangsa yang cakap tentang teknologi dan informasi.
"Perguruan ini mengikuti zaman. Diniyyah Puteri Padang Panjang juga mengajarkan soal robotik atau teknologi dan itulah masa depan," kata Jusuf Kalla.
Jusuf Kalla yang juga Ketua Umum Palang Merah Indonesia itu menjelaskan pentingnya pendidikan bagi semua kalangan termasuk perempuan. Sebab, kemajuan zaman menuntut siapa saja untuk bisa menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi dan informasi.
Pada kesempatan itu, Jusuf Kalla mencontohkan sosok Ibunya yang dulu menghabiskan waktu paling sedikit enam jam setiap hari untuk mengurusi berbagai kegiatan di rumah.
"Paling tidak dalam sehari Ibu saya menghabiskan enam jam di rumah untuk memasak, mencuci mengurusi rumah dan lain sebagainya," kenang JK sapaan akrabnya.
Namun, dengan kemajuan teknologi dan informasi semua kegiatan tersebut lebih terbantu. Bahkan, kini masyarakat dengan mudah dan gampang hanya tinggal memesan makanan atau minuman lewat aplikasi.
Dengan kata lain, saat ini masyarakat terutama kaum perempuan memiliki waktu yang jauh lebih luang dibandingkan sebelum masuknya teknologi. Dampak positifnya ialah profesi perempuan semakin terbuka lebar sehingga harus disesuaikan dengan jenjang pendidikan.
"Pendidikan adalah untuk melihat masa depan. Berbeda dengan museum yang melihat masa lalu," kata Muhammad Jusuf Kalla di Kota Padang Panjang, Sabtu.
Hal tersebut disampaikan Jusuf Kalla saat menghadiri 100 tahun Perguruan Diniyyah Puteri Padang Panjang, Sumatra Barat.
Menurutnya, Perguruan Diniyyah Puteri Padang Panjang tidak hanya mengajarkan, mendidik atau menempa santri tentang ilmu agama maupun pengetahuan umum. Namun satuan pendidikan yang didirikan Rahamah El Yunusiyyah itu juga melahirkan anak bangsa yang cakap tentang teknologi dan informasi.
"Perguruan ini mengikuti zaman. Diniyyah Puteri Padang Panjang juga mengajarkan soal robotik atau teknologi dan itulah masa depan," kata Jusuf Kalla.
Jusuf Kalla yang juga Ketua Umum Palang Merah Indonesia itu menjelaskan pentingnya pendidikan bagi semua kalangan termasuk perempuan. Sebab, kemajuan zaman menuntut siapa saja untuk bisa menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi dan informasi.
Pada kesempatan itu, Jusuf Kalla mencontohkan sosok Ibunya yang dulu menghabiskan waktu paling sedikit enam jam setiap hari untuk mengurusi berbagai kegiatan di rumah.
"Paling tidak dalam sehari Ibu saya menghabiskan enam jam di rumah untuk memasak, mencuci mengurusi rumah dan lain sebagainya," kenang JK sapaan akrabnya.
Namun, dengan kemajuan teknologi dan informasi semua kegiatan tersebut lebih terbantu. Bahkan, kini masyarakat dengan mudah dan gampang hanya tinggal memesan makanan atau minuman lewat aplikasi.
Dengan kata lain, saat ini masyarakat terutama kaum perempuan memiliki waktu yang jauh lebih luang dibandingkan sebelum masuknya teknologi. Dampak positifnya ialah profesi perempuan semakin terbuka lebar sehingga harus disesuaikan dengan jenjang pendidikan.
Pewarta : Muhammad Zulfikar
Editor : Redaktur Makassar
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Perempuan di Makassar tipu agen BRI Link untuk transfer ke sejumlah rekening
26 January 2026 12:31 WIB
Majikan diduga rudapaksa karyawannya di Makassar, istri pelaku justru merekam
04 January 2026 21:32 WIB
Hari Ibu, Wakil Wali Kota Makassar dorong semangat pemberdayaan perempuan
23 December 2025 11:04 WIB
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
KLM Nur Ainun dari Nunukan tujuan Barru Sulsel tenggelam di Selat Makassar, dua penumpang hilang
16 February 2026 19:54 WIB