Pemkot Makassar bahas "low carbon" bersamapemateri dari lima negara
Senin, 26 Februari 2024 7:56 WIB
Suasana Kantor Balai Kota, Pemerintah Kota Makassar, di Jalan Jenderal Ahmad Yani Makassar, Sulawesi Selatan. ANTARA/Darwin FatirĀ .
Makassar (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar mengagendakan pembahasan low carbon (karbon rendah) melalui rapat koordinasi khusus dengan menghadirkan enam pemateri dari lima negara di Makassar, Sulawesi Selatan pada Senin (26/2).
"Nara sumber semuanya sudah siap. Kita hadirkan juga narasumber internasional melalui zoom (video virtual) dan saya kira ini sangat bermanfaat ilmunya yang diberikan nanti," kata Kepala Badan Percepatan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Makassar Andi Zulkifli Nanda di Makassar, Ahad.
Pembicara tersebut berasal dari lima negara masing-masing Helen Santiago Fink Program Manager Of US-ASEAN Smart City Partnership (USASCP) U.S Departement Of State (EAP/MLA) Cherokee Nation 3S Washington SD (Amerika Serikat).
Hirotsugu Kato Excecutive Officer At Oriental Consultan Global Japan (Jepang), Long Ji Sheng selaku Doctor Waste Management Planning and Engineering Shanghai SUS Environment (Cina).
Wangda Zuo Professor Architectural Engineering Pennsylvnia State University (Amerika Serikat), Tony Wong Professor Sustainable Development Monash University (Australia), dan Jon Lim Senior Vice President International Business Development ST Engineering (Singapura).
Pihaknya juga meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) untuk membuat inovasi berkaitan dengan karbon rendah. Sebab, hal ini sejalan dengan tema Rakorsus tahun 2024 yakni "Makassar Low Carbon City dengan Mataverse".
"Kita sudah sampaikan kepada seluruh OPD agar menyampaikan inovasinya terkait Low Carbon City. Sekaligus menyampaikan capaian inovasi yang sudah dibuat selama dua tahun terakhir," tuturnya.
"Low Carbon ini sebenarnya antisipasi Pemkot Makassar dalam menghadapi perubahan iklim. Makanya pak wali kota fokus membuat program dan kegiatan berbasis ramah lingkungan," kata Zulkifli menambahkan.
Selain menghadirkan pembicara dari luar negeri, Rakorsus Pemkot Makassar juga menghadirkan narasumber nasional, seperti Rima Ginanjar Zero Carbon Architecture Expert, Supardi Tan Digital Ecosystem Expert, dan Partha Sarathi Metro Capsul Expert.
"Nara sumber semuanya sudah siap. Kita hadirkan juga narasumber internasional melalui zoom (video virtual) dan saya kira ini sangat bermanfaat ilmunya yang diberikan nanti," kata Kepala Badan Percepatan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Makassar Andi Zulkifli Nanda di Makassar, Ahad.
Pembicara tersebut berasal dari lima negara masing-masing Helen Santiago Fink Program Manager Of US-ASEAN Smart City Partnership (USASCP) U.S Departement Of State (EAP/MLA) Cherokee Nation 3S Washington SD (Amerika Serikat).
Hirotsugu Kato Excecutive Officer At Oriental Consultan Global Japan (Jepang), Long Ji Sheng selaku Doctor Waste Management Planning and Engineering Shanghai SUS Environment (Cina).
Wangda Zuo Professor Architectural Engineering Pennsylvnia State University (Amerika Serikat), Tony Wong Professor Sustainable Development Monash University (Australia), dan Jon Lim Senior Vice President International Business Development ST Engineering (Singapura).
Pihaknya juga meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) untuk membuat inovasi berkaitan dengan karbon rendah. Sebab, hal ini sejalan dengan tema Rakorsus tahun 2024 yakni "Makassar Low Carbon City dengan Mataverse".
"Kita sudah sampaikan kepada seluruh OPD agar menyampaikan inovasinya terkait Low Carbon City. Sekaligus menyampaikan capaian inovasi yang sudah dibuat selama dua tahun terakhir," tuturnya.
"Low Carbon ini sebenarnya antisipasi Pemkot Makassar dalam menghadapi perubahan iklim. Makanya pak wali kota fokus membuat program dan kegiatan berbasis ramah lingkungan," kata Zulkifli menambahkan.
Selain menghadirkan pembicara dari luar negeri, Rakorsus Pemkot Makassar juga menghadirkan narasumber nasional, seperti Rima Ginanjar Zero Carbon Architecture Expert, Supardi Tan Digital Ecosystem Expert, dan Partha Sarathi Metro Capsul Expert.
Pewarta : M Darwin Fatir
Editor : Redaktur Makassar
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Hujan dan hujan petir berpoptensi dominasi guyur kota besar, Makassar gerimis
30 January 2026 6:46 WIB
Tingkatkan tertib administrasi, Kanwil Kemenkum Sulbar perkuat sinergi dengan BHP Makassar
29 January 2026 18:00 WIB
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Tingkatkan tertib administrasi, Kanwil Kemenkum Sulbar perkuat sinergi dengan BHP Makassar
29 January 2026 18:00 WIB