LKIM Unismuh mengusulkan program desa maritim Pemkab Takalar
Senin, 1 Juli 2024 15:41 WIB
LKIM-PENA Unismuh Makassar melakukan audiensi ke Pemkab Takalar terkait program desa unggul di Kantor Bupati Takalar, Senin (1/7/2024). ANTARA/HO-Unismuh
Makassar (ANTARA) - Lembaga Kreativitas Ilmiah Mahasiswa Penelitian dan Penalaran (LKIM-PENA) Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh), mengusulkan enam program desa maritim unggul kepada Pemerintah Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan.
Wakil Ketua Umum LKIM-PENA Unismuh Mirwan, dalam keterangannya di Makassar, Senin, memaparkan enam program unggulan yang telah dirancang oleh timnya ini fokus pada pengembangan empat aspek yang dibutuhkan masyarakat, yaitu lingkungan, kesehatan, pendidikan, dan ekonomi.
“Salah satu program yang akan dijalankan dalam tahap awal adalah pengadaan tanaman toga berbasis hidroponik wick system," katanya saat melakukan audiensi ke Sekda Takalar di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Bupati Takalar.
Program-program unggulan yang telah diusulkan oleh LKIM-PENA saat ini dikhususkan pada pengembangan Desa Tompotanah, Takalar sebagai desa maritim unggul.
Ia menjelaskan program ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam hal aksesibilitas kesehatan dan ekonomi, terutama bagi mereka yang memiliki keterbatasan fasilitas.
"Melalui hidroponik ini, masyarakat diharapkan mampu memberikan penanganan pertama ketika terserang penyakit sekaligus menjadi sumber bahan makanan,” jelas Mirwan.
Sementara Sekretaris Daerah Kabupaten Takalar Muhammad Hasbi, mengatakan pihaknya menyambut baik program-program yang diagendakan oleh LKIM-PENA di Desa Tompotanah.
"Program-program ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat di Tompotanah dan membantu mewujudkan tujuan menjadikan Tompotanah sebagai desa maritim yang unggul,” ujar Sekda.
Sebelum audiensi dengan Pemkab Takalar, tim LKIM-PENA telah melakukan audiensi dengan aparat Desa Tompotanah dan Kecamatan Kepulauan Tanakeke. Sama seperti Pemkab Takalar, pihak desa dan kecamatan juga menyambut baik program-program LKIM-PENA.
Wakil Ketua Umum LKIM-PENA Unismuh Mirwan, dalam keterangannya di Makassar, Senin, memaparkan enam program unggulan yang telah dirancang oleh timnya ini fokus pada pengembangan empat aspek yang dibutuhkan masyarakat, yaitu lingkungan, kesehatan, pendidikan, dan ekonomi.
“Salah satu program yang akan dijalankan dalam tahap awal adalah pengadaan tanaman toga berbasis hidroponik wick system," katanya saat melakukan audiensi ke Sekda Takalar di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Bupati Takalar.
Program-program unggulan yang telah diusulkan oleh LKIM-PENA saat ini dikhususkan pada pengembangan Desa Tompotanah, Takalar sebagai desa maritim unggul.
Ia menjelaskan program ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam hal aksesibilitas kesehatan dan ekonomi, terutama bagi mereka yang memiliki keterbatasan fasilitas.
"Melalui hidroponik ini, masyarakat diharapkan mampu memberikan penanganan pertama ketika terserang penyakit sekaligus menjadi sumber bahan makanan,” jelas Mirwan.
Sementara Sekretaris Daerah Kabupaten Takalar Muhammad Hasbi, mengatakan pihaknya menyambut baik program-program yang diagendakan oleh LKIM-PENA di Desa Tompotanah.
"Program-program ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat di Tompotanah dan membantu mewujudkan tujuan menjadikan Tompotanah sebagai desa maritim yang unggul,” ujar Sekda.
Sebelum audiensi dengan Pemkab Takalar, tim LKIM-PENA telah melakukan audiensi dengan aparat Desa Tompotanah dan Kecamatan Kepulauan Tanakeke. Sama seperti Pemkab Takalar, pihak desa dan kecamatan juga menyambut baik program-program LKIM-PENA.
Pewarta : Abdul Kadir
Editor : Anwar Maga
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Dosen Unismuh Makassar tingkatkan kompetensi kepsek dan guru PAUD di Jeneponto
17 April 2025 10:46 WIB
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Menhut: Lestarikan keanekaragaman hayati dan kerajaan kupu-kupu TN Bantimurung Bulusaraung
28 January 2026 19:50 WIB
Munafri perkuat mobilitas perkotaan inklusif melalui Forum Indonesia on the Move
28 January 2026 17:13 WIB
Pemkot Makassar dan Balai Cipta Karya bahas hibah alat deteksi air JICA Jepang
28 January 2026 5:19 WIB
Lindungi karya dosen dan mahasiswa, Kemenkum Sulbar - Universitas Tomakaka bentuk Sentra KI
27 January 2026 18:21 WIB
Pemprov Sulsel serahkan santunan kepada keluarga Farhan korban kecelakaan ATR 42-500
27 January 2026 15:08 WIB