64 UMKM binaan Disperindag Sulsel pamerkan produk di acara pelepasan ekspor
Minggu, 21 Juli 2024 15:27 WIB
Pj Gubernur Sulsel Prof Zudan Arif mengunjungi dan melihat produk pelaku UMKM pada pameran dan CFD di Jalan Jenderal Sudirman Makassar, Sulsel, Minggu (21/7/2024). ANTARA/HO-Humas Pemprov Sulsel
Makassar, Sulsel (ANTARA) - Sebanyak 64 UMKM binaan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sulsel dan Bank Sulselbar memamerkan produknya saat acara Pelepasan Ekspor Sulsel di Kawasan Car Free Day, Jalan Jenderal Sudirman, Makassar, Sulsel, Minggu.
Penjabat Gubernur Sulsel Zudan Arif Fakrulloh melakukan peninjauan ke stan pameran UMKM dan pasar murah yang dilaksanakan oleh Disperindag Sulsel tersebut.
Sementara, para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mengakui kegiatan bermanfaat bagi pengembangan usahanya.
"Kami sangat terbantu dengan adanya pameran dan pasar murah ini. Ini merupakan kesempatan emas bagi kami untuk memperkenalkan produk-produk kami kepada masyarakat luas," kata Emma, owner Violet 99, pelaku usaha yang berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Produk yang dijualnya, Songkolo Begadang, Langkoseng dan kacang disko. Ia bersyukur pamerannya dan pasar murahnya berlangsung meriah dan semoga dagangannya laris.
"Semua silakan datang ke sini melihat produk unggulan kami dan dibeli," kata pelaku usaha lainnya, Sendro Kanjeng, dengan produk usahanya Jamu Kanjeng, yang juga telah diekspor ke Jepang.
Ia pun menyambut baik antusiasme pemerintah dalam penyelenggaraan kegiatan itu. Mereka berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin guna mendukung pertumbuhan ekonomi di Sulsel.
"Kami ingin Pak Gubernur sebagai pimpinan tahu bahwa rakyatnya punya banyak produk yang potensial untuk dibina," jelasnya.
Khusus untuk pasar murah, penyelenggara menyiapkan 10 ton komoditas, di antaranya 5 ton beras dari Bulog dan 5 ton produk lainnya seperti telur, ikan, dan minyak goreng.
Penjabat Gubernur Sulsel Zudan Arif Fakrulloh melakukan peninjauan ke stan pameran UMKM dan pasar murah yang dilaksanakan oleh Disperindag Sulsel tersebut.
Sementara, para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mengakui kegiatan bermanfaat bagi pengembangan usahanya.
"Kami sangat terbantu dengan adanya pameran dan pasar murah ini. Ini merupakan kesempatan emas bagi kami untuk memperkenalkan produk-produk kami kepada masyarakat luas," kata Emma, owner Violet 99, pelaku usaha yang berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Produk yang dijualnya, Songkolo Begadang, Langkoseng dan kacang disko. Ia bersyukur pamerannya dan pasar murahnya berlangsung meriah dan semoga dagangannya laris.
"Semua silakan datang ke sini melihat produk unggulan kami dan dibeli," kata pelaku usaha lainnya, Sendro Kanjeng, dengan produk usahanya Jamu Kanjeng, yang juga telah diekspor ke Jepang.
Ia pun menyambut baik antusiasme pemerintah dalam penyelenggaraan kegiatan itu. Mereka berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin guna mendukung pertumbuhan ekonomi di Sulsel.
"Kami ingin Pak Gubernur sebagai pimpinan tahu bahwa rakyatnya punya banyak produk yang potensial untuk dibina," jelasnya.
Khusus untuk pasar murah, penyelenggara menyiapkan 10 ton komoditas, di antaranya 5 ton beras dari Bulog dan 5 ton produk lainnya seperti telur, ikan, dan minyak goreng.
Pewarta : Abdul Kadir
Editor : Anwar Maga
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kejati kembali periksa Eks Pj Gubernur Sulsel terkait dugaan korupsi bibit nanas
07 May 2026 19:45 WIB
Terpopuler - Ekonomi
Lihat Juga
Belanja pemerintah pusat di Sulsel pada triwulan I 2026 mencapai Rp4,7 triliun
06 May 2026 14:22 WIB
BPS: Transportasi udara dan laut di Sulsel meningkat signifikan per Maret 2026
05 May 2026 20:59 WIB