Pjs Wali Kota Makassar menggelar rakor menghadapi musim hujan
Selasa, 12 November 2024 20:00 WIB
Pjs Wali Kota Makassar Andi Arwin Azis (tiga dari kiri) memimpin rapat koordinasi menghadapi musim hujan di Makassar, Selasa (12/11/2024). ANTARA/HO/Pemkot Makassar
Makassar (ANTARA) - Penjabat Sementara (Pjs) Wali Kota Makassar Andi Arwin Azis memimpin rapat koordinasi (rakor) bersama seluruh jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), camat serta lurah terkait persiapan menghadapi musim hujan.
"Rapat ini diadakan sebagai langkah proaktif untuk menghadapi musim hujan yang akan datang, dengan salah satu fokus pada kebersihan drainase yang menjadi salah satu penyebab utama genangan air," ujarnya di Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa.
Andi Arwin Azis menyampaikan rakor yang dilakukan itu diharapkan mampu menjadi solusi dan antisipasi menghadapi segala kondisi yang mungkin terjadi saat musim hujan nantinya.
"Curah hujan diperkirakan akan tinggi di Desember dan Januari, namun antisipasi harus dilakukan mulai saat ini," katanya.
Kehadiran seluruh camat dan lurah diharapkan mampu memberikan potret kondisi real di lapangan, sehingga melalui rakor ini akan dihasilkan rekomendasi kongkret terkait penanganan genangan air.
"Laporkan dan sampaikan jika ada keluhan masyarakat terkait sedimen ataupun sampah di drainase-drainase, agar dapat segera ditindak lanjuti," terang dia.
Dia juga menyampaikan harapan agar rakor hari ini mendapatkan saran dari seluruh OPD.
"Diharapkan melalui rakor ini, seluruh pihak dapat memberikan solusi langkah antisipatif secara optimal sehingga dapat meminimalisasi risiko dan dampak dari tingginya curah hujan nantinya," lanjutnya.
Dengan langkah-langkah ini juga diharapkan dapat meminimalisasi potensi masalah yang ditimbulkan oleh curah hujan yang tinggi dan menjaga lingkungan tetap bersih dan aman bagi warga.
Selanjutnya, secara teknis Rakor dilanjutkan oleh Pj Sekda Kota Makassar Irwan Rusfiady Adnan.
"Rapat ini diadakan sebagai langkah proaktif untuk menghadapi musim hujan yang akan datang, dengan salah satu fokus pada kebersihan drainase yang menjadi salah satu penyebab utama genangan air," ujarnya di Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa.
Andi Arwin Azis menyampaikan rakor yang dilakukan itu diharapkan mampu menjadi solusi dan antisipasi menghadapi segala kondisi yang mungkin terjadi saat musim hujan nantinya.
"Curah hujan diperkirakan akan tinggi di Desember dan Januari, namun antisipasi harus dilakukan mulai saat ini," katanya.
Kehadiran seluruh camat dan lurah diharapkan mampu memberikan potret kondisi real di lapangan, sehingga melalui rakor ini akan dihasilkan rekomendasi kongkret terkait penanganan genangan air.
"Laporkan dan sampaikan jika ada keluhan masyarakat terkait sedimen ataupun sampah di drainase-drainase, agar dapat segera ditindak lanjuti," terang dia.
Dia juga menyampaikan harapan agar rakor hari ini mendapatkan saran dari seluruh OPD.
"Diharapkan melalui rakor ini, seluruh pihak dapat memberikan solusi langkah antisipatif secara optimal sehingga dapat meminimalisasi risiko dan dampak dari tingginya curah hujan nantinya," lanjutnya.
Dengan langkah-langkah ini juga diharapkan dapat meminimalisasi potensi masalah yang ditimbulkan oleh curah hujan yang tinggi dan menjaga lingkungan tetap bersih dan aman bagi warga.
Selanjutnya, secara teknis Rakor dilanjutkan oleh Pj Sekda Kota Makassar Irwan Rusfiady Adnan.
Pewarta : Muh. Hasanuddin
Editor : Anwar Maga
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Wali Kota Makassar suarakan penerapan kawasan tanpa rokok di forum APCAT Summit
27 January 2026 17:05 WIB
Wali Kota Makassar kerahkan personel BPBD cari pesawat ATR 400 hilang di Maros
18 January 2026 5:16 WIB
Wali Kota Makassar minta BBPOM perkuat sosialisasi penggunaan obat antibiotik
10 January 2026 5:39 WIB
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Pemkot Makassar dan Balai Cipta Karya bahas hibah alat deteksi air JICA Jepang
28 January 2026 5:19 WIB
Lindungi karya dosen dan mahasiswa, Kemenkum Sulbar - Universitas Tomakaka bentuk Sentra KI
27 January 2026 18:21 WIB
Pemprov Sulsel serahkan santunan kepada keluarga Farhan korban kecelakaan ATR 42-500
27 January 2026 15:08 WIB
Efisiensi pendidikan, Rektor Unhas minta identifikasi mahasiswa lambat studi
27 January 2026 4:47 WIB
Demo pemekaran Luwu Raya lumpuhkan pasokan BBM, harga pertalite Rp35.000/liter
26 January 2026 18:37 WIB
Pemprov Sulsel percepat perbaikan ruas jalan Kalosi--Cece dan Malauwe--Surakan di Enrekang
25 January 2026 6:07 WIB