Pemprov Sulbar evaluasi internal kinerja pejabat
Selasa, 19 November 2024 22:34 WIB
Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) melaksanakan evaluasi internal kinerja pejabatnya untuk meningkatkan sistem tata kelola pemerintahan, di Mamuju, Selasa (19/11/2024) ANTARA Foto/HO Humas Pemprov Sulbar (B)
Mamuju (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) melaksanakan evaluasi internal kinerja pejabatnya untuk meningkatkan sistem tata kelola pemerintahan.
Penjabat Gubernur Sulbar, Bahtiar Baharuddin di Mamuju, Selasa mengatakan seluruh pejabat Pemprov Sulbar diminta untuk berhati-hati dalam melaksanakan tugas mengelola anggaran.
Ia mengatakan, Polri telah dibentuk sejumlah lembaga satuan khusus untuk mengawasi tindak pidana korupsi di daerah.
Menurut dia, upaya Polri tersebut untuk meningkatkan tata kelola pemerintahan ditingkat daerah untuk memajukan pembangunan.
"Pemerintah pusat berupaya agar tata kelola pemerintahan berjalan terstruktur dan massif sehingga akan keras terhadap pelanggaran hukum ditingkat birokrasi pemerintahan," katanya.
Ia mengatakan, tujuan tata kelola pemerintahan terus ditingkatkan agar pemerintah pusat dapat menjalankan program untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat dan peningkatan ekonomi daerah.
"Pemerintah pusat berupaya mewujudkan swasembada pangan yang bertujuan peningkatan kesejahteraan masyarakat dan peningkatan ekonomi daerah," katanya.
Sehingga menurut dia, akan dilakukan pencegahan terjadinya kebocoran anggaran negara yang akan digunakan untuk kepentingan pembangunan seperti program swasembada pangan tersebut.
Penjabat Gubernur Sulbar, Bahtiar Baharuddin di Mamuju, Selasa mengatakan seluruh pejabat Pemprov Sulbar diminta untuk berhati-hati dalam melaksanakan tugas mengelola anggaran.
Ia mengatakan, Polri telah dibentuk sejumlah lembaga satuan khusus untuk mengawasi tindak pidana korupsi di daerah.
Menurut dia, upaya Polri tersebut untuk meningkatkan tata kelola pemerintahan ditingkat daerah untuk memajukan pembangunan.
"Pemerintah pusat berupaya agar tata kelola pemerintahan berjalan terstruktur dan massif sehingga akan keras terhadap pelanggaran hukum ditingkat birokrasi pemerintahan," katanya.
Ia mengatakan, tujuan tata kelola pemerintahan terus ditingkatkan agar pemerintah pusat dapat menjalankan program untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat dan peningkatan ekonomi daerah.
"Pemerintah pusat berupaya mewujudkan swasembada pangan yang bertujuan peningkatan kesejahteraan masyarakat dan peningkatan ekonomi daerah," katanya.
Sehingga menurut dia, akan dilakukan pencegahan terjadinya kebocoran anggaran negara yang akan digunakan untuk kepentingan pembangunan seperti program swasembada pangan tersebut.
Pewarta : M.Faisal Hanapi
Editor : Anwar Maga
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Ada monopoli MBG, BGN : Satu yayasan maksimal kelola 10 SPPG di provinsi yang sama
18 November 2025 5:30 WIB
Pemkot gelar pelatihan 3000 pengurus tegaskan standar tata kelola masjid Makassar
06 November 2025 12:03 WIB
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Optimalkan kualitas layanan, Kemenkum Sulbar siap implementasikan Aplikasi SKM
04 February 2026 17:12 WIB
Diskominfo Makassar bahas penguatan digitalisasi layanan publik lewat FPD
04 February 2026 10:17 WIB