KONI Tetapkan 60 Atlet Hadapi PON Remaja
Jumat, 10 Oktober 2014 13:34 WIB
Makassar (ANTARA Sulsel) - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulawesi Selatan telah menetapkan 60 atlet untuk menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) Remaja I di Jawa Timur, Desember 2014.
Ketua Bidang Pembinaan Prestasi KONI Sulsel Nukhrawi Nawir di Makassar, Jumat, mengatakan seluruh atlet itu berasal dari 13 cabang yakni renang, panahan, senam, tenis meja, sepak takraw, pencak silat, judo, anggar, atletik.
"Jumlah ini sudah termasuk atlet sepak bola dan voli pasir yang baru akan menjalani babak kualifikasi. Artinya jumlah ini otomatis berkurang jika kedua cabang itu ternyata tidak berhasil merebut tiket PON Remaja 2014," katanya.
Untuk cabang voli pasir akan mengikuti pra-PON remaja di Sidoarjo, Jawa Timur, 16-19 Oktober 2014. Sementara untuk cabang sepak bola dijadwalkan mengikuti pra-PON Remaja pada 3-9 November 2014.
Selain menetapkan atlet yang akan memperkuat Sulsel, KONI juga sudah mengagendakan pemusatan latihan yang dimulai awal November 2014 di dua tempat di Makassar.
Sebelum pemusatan latihan, KONI Sulsel meminta seluruh pengurus cabang olahraga untuk mengisi formulir nama atlet yang sudah dibagikan paling lambat Sabtu. Nama-nama ini kemudian akan dicatat sehingga lebih mudah melakukan pemantauan.
"Nama-nama atlet termasuk dari tim sepak bola dan voli pasir juga kita harapkan segera disetor untuk bisa kita pantau. Kami tentu berharap jumlah ini tiak berubah dalam artian sepak bola dan voli berhasil meraih tiket PON Remaja 2014," jelasnya.
Menghadapi PON Remaja 2014, KONI Sulsel memutuskan juga tidak memasang target khusus. Beberapa hal yang mendasari keputusan itu di antaranya karena ajang ini merupakan penyelengaraan pertama. Kedua karena tidak memiliki referensi kuat terhadap potensi atlet muda di daerah lain.
Selain itu, katanya, cabang yang dipertandingkan pada PON remaja 2014 juga fokus olahraga olimpik kecuali pencak silat. Akibatnya KONI Sulsel juga bisa dikatakan masih buta dengan kekuatan lawan sehingga sulit memprediksi.
"Kita tetap berkomitmen menurunkan seluruh atlet dari sejumlah cabang olahraga yang dinyatakan berhak tampil PON Remaja. Ini juga sesuai petunjuk KONI Pusat untuk bisa berpartisipasi pada ajang yang pertama kali ini," ujarnya. Rolex Malaha
Ketua Bidang Pembinaan Prestasi KONI Sulsel Nukhrawi Nawir di Makassar, Jumat, mengatakan seluruh atlet itu berasal dari 13 cabang yakni renang, panahan, senam, tenis meja, sepak takraw, pencak silat, judo, anggar, atletik.
"Jumlah ini sudah termasuk atlet sepak bola dan voli pasir yang baru akan menjalani babak kualifikasi. Artinya jumlah ini otomatis berkurang jika kedua cabang itu ternyata tidak berhasil merebut tiket PON Remaja 2014," katanya.
Untuk cabang voli pasir akan mengikuti pra-PON remaja di Sidoarjo, Jawa Timur, 16-19 Oktober 2014. Sementara untuk cabang sepak bola dijadwalkan mengikuti pra-PON Remaja pada 3-9 November 2014.
Selain menetapkan atlet yang akan memperkuat Sulsel, KONI juga sudah mengagendakan pemusatan latihan yang dimulai awal November 2014 di dua tempat di Makassar.
Sebelum pemusatan latihan, KONI Sulsel meminta seluruh pengurus cabang olahraga untuk mengisi formulir nama atlet yang sudah dibagikan paling lambat Sabtu. Nama-nama ini kemudian akan dicatat sehingga lebih mudah melakukan pemantauan.
"Nama-nama atlet termasuk dari tim sepak bola dan voli pasir juga kita harapkan segera disetor untuk bisa kita pantau. Kami tentu berharap jumlah ini tiak berubah dalam artian sepak bola dan voli berhasil meraih tiket PON Remaja 2014," jelasnya.
Menghadapi PON Remaja 2014, KONI Sulsel memutuskan juga tidak memasang target khusus. Beberapa hal yang mendasari keputusan itu di antaranya karena ajang ini merupakan penyelengaraan pertama. Kedua karena tidak memiliki referensi kuat terhadap potensi atlet muda di daerah lain.
Selain itu, katanya, cabang yang dipertandingkan pada PON remaja 2014 juga fokus olahraga olimpik kecuali pencak silat. Akibatnya KONI Sulsel juga bisa dikatakan masih buta dengan kekuatan lawan sehingga sulit memprediksi.
"Kita tetap berkomitmen menurunkan seluruh atlet dari sejumlah cabang olahraga yang dinyatakan berhak tampil PON Remaja. Ini juga sesuai petunjuk KONI Pusat untuk bisa berpartisipasi pada ajang yang pertama kali ini," ujarnya. Rolex Malaha
Pewarta : Abd Kadir
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pengurus olahraga Sulsel tolak Rakerprov KONI dilakukan secara daring karena tak efektif
21 October 2025 5:32 WIB
Mochtar Djuma terpilih sebagai Plt Ketua KONI Makassar melalui rapat pleno
21 January 2025 21:00 WIB, 2025
Kejati Makassar geledah kantor KONI dan KORMI terkait dugaan korupsi
14 October 2024 23:37 WIB, 2024
KONI Sulsel berjanji perjuangkan anggaran untuk atlet kempo hadapi PON
19 March 2023 23:08 WIB, 2023
Terpopuler - Olahraga
Lihat Juga
Piala Liga Inggris - Liverpool ke putaran keempat usai tekuk Tottenham 3-1
16 September 2026 6:28 WIB