Sulsel Turunkan 44 Atlet Hadapi BIMP-EAGA Malaysia
Senin, 10 November 2014 18:46 WIB
Makassar (ANTARA Sulsel) - Kontingen Sulawesi Selatan menurunkan sebanyak 44 atlet terbaiknya menghadapi ajang BIMP-EAGA (Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, Filipina-East Asean Growth Area) VIII di Labuan Malaysia, 6-10 Desember 2014.
Sekretaris BIMP-EAGA Sulsel Nukhrawi Nawir di Makassar, Sulsel, Senin, mengatakan atlet itu berasal dari tujuh cabang olahraga yakni futsal (10 atlet), sepak takraw (10 atlet), atletik (6 atlet), bulutangkis (6 atlet), pencak silat (6 atlet), panahan(4 atlet), serta voli pasir dengan dua atlet.
"Jumlah atlet kita sesuaikan dengan anggaran yang tersedia. Mudah-mudahan seluruh atlet yang kita akomodasi bisa membuktikan memang layak memperkuat Sulsel dengan meraih prestasi maksimal di BIMP-EAGA Malaysia," katanya.
Ketua Bidang Pembinaan Prestasi KONI Sulsel itu juga meminta pengprov olahraga di Sulsel hanya menyodorkan atlet terbaiknya demi menjaga peluang meraih prestasi.
Ia menegaskan, jangan karena persoalan personal pengurus dan atlet tertentu sehingga memilih memberangkatkan atlet yang secara potensi tidak menyakinkan. Kondisi itu tentu akan merugikan tim Sulsel secara keseluruhan.
"Kami minta pengurus olahraga untuk betul-betul menyaring atletnya sebelum disetorkan. Kami akan tetap menyeleksi namun tentu akan lebih maksimal jika pengprov juga melakukan tindakan dini," katanya.
Mengenai permintaan itu apakah disebabkan adanya dugaan bahwa atlet yang selama ini disebut-sebut akan memperkuat Sulsel tidak memenuhi prosedur, dirinya mengaku hanya mengantisipasi. Pihaknya juga menyatakan permintaan ini berlaku untuk tujuh cabang olahraga yang akan diikutkan.
"Kami tentu memiliki harapan agar bisa meraih hasil yang lebih baik pada pelaksanaan kali ini. Untuk itu kita harapkan pengprov olahraga Sulsel memilh atet terbaik untuk memperkuat tim," ujarnya.
Pada pelaksanaan BIMP-EAGA di Filipina, 8-11 Desember 2012, kontingen Sulawesi Selatan berhasil menempati peringkat ketiga dengan perolehan 10 medali emas, empat perak dan tiga perunggu.
Kontingen Sulsel harus mengakui keunggulan provinsi Sabah dan Sarawak Malaysia yang sukses sebagai juara dan runner-up BIMP-EAGA 2012.
Dari tiga cabang olahraga yang diikuti, renang merupakan cabang yang paling banyak menyumbangkan medali yakni tujuh emas, empat perak dan tiga perunggu. Seluruh medali yang diraih dari cabang renang masing-masing dipersembahkan Hasril (dua emas, satu perak), Muhammad Hamgari (tiga emas, dua perak), Muhammad Alamsyah (satu emas dan dua perunggu) serta Rezkyanto dengan satu perak dan satu perunggu.
Sementara dua emas dari pencak silat dipersembahkan Novri Ardiwirasnata di kategori seni perorangan dan Rasyidah yang tampil di nomor tunggal perorangan putri. Sedangkan emas sepak takraw diraih pada nomor beregu yang diperkuat Ruswan Wajib, Askar, Fathur dan Marsudi. J Suswanto
Sekretaris BIMP-EAGA Sulsel Nukhrawi Nawir di Makassar, Sulsel, Senin, mengatakan atlet itu berasal dari tujuh cabang olahraga yakni futsal (10 atlet), sepak takraw (10 atlet), atletik (6 atlet), bulutangkis (6 atlet), pencak silat (6 atlet), panahan(4 atlet), serta voli pasir dengan dua atlet.
"Jumlah atlet kita sesuaikan dengan anggaran yang tersedia. Mudah-mudahan seluruh atlet yang kita akomodasi bisa membuktikan memang layak memperkuat Sulsel dengan meraih prestasi maksimal di BIMP-EAGA Malaysia," katanya.
Ketua Bidang Pembinaan Prestasi KONI Sulsel itu juga meminta pengprov olahraga di Sulsel hanya menyodorkan atlet terbaiknya demi menjaga peluang meraih prestasi.
Ia menegaskan, jangan karena persoalan personal pengurus dan atlet tertentu sehingga memilih memberangkatkan atlet yang secara potensi tidak menyakinkan. Kondisi itu tentu akan merugikan tim Sulsel secara keseluruhan.
"Kami minta pengurus olahraga untuk betul-betul menyaring atletnya sebelum disetorkan. Kami akan tetap menyeleksi namun tentu akan lebih maksimal jika pengprov juga melakukan tindakan dini," katanya.
Mengenai permintaan itu apakah disebabkan adanya dugaan bahwa atlet yang selama ini disebut-sebut akan memperkuat Sulsel tidak memenuhi prosedur, dirinya mengaku hanya mengantisipasi. Pihaknya juga menyatakan permintaan ini berlaku untuk tujuh cabang olahraga yang akan diikutkan.
"Kami tentu memiliki harapan agar bisa meraih hasil yang lebih baik pada pelaksanaan kali ini. Untuk itu kita harapkan pengprov olahraga Sulsel memilh atet terbaik untuk memperkuat tim," ujarnya.
Pada pelaksanaan BIMP-EAGA di Filipina, 8-11 Desember 2012, kontingen Sulawesi Selatan berhasil menempati peringkat ketiga dengan perolehan 10 medali emas, empat perak dan tiga perunggu.
Kontingen Sulsel harus mengakui keunggulan provinsi Sabah dan Sarawak Malaysia yang sukses sebagai juara dan runner-up BIMP-EAGA 2012.
Dari tiga cabang olahraga yang diikuti, renang merupakan cabang yang paling banyak menyumbangkan medali yakni tujuh emas, empat perak dan tiga perunggu. Seluruh medali yang diraih dari cabang renang masing-masing dipersembahkan Hasril (dua emas, satu perak), Muhammad Hamgari (tiga emas, dua perak), Muhammad Alamsyah (satu emas dan dua perunggu) serta Rezkyanto dengan satu perak dan satu perunggu.
Sementara dua emas dari pencak silat dipersembahkan Novri Ardiwirasnata di kategori seni perorangan dan Rasyidah yang tampil di nomor tunggal perorangan putri. Sedangkan emas sepak takraw diraih pada nomor beregu yang diperkuat Ruswan Wajib, Askar, Fathur dan Marsudi. J Suswanto
Pewarta : Abd Kadir
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pengurus olahraga Sulsel tolak Rakerprov KONI dilakukan secara daring karena tak efektif
21 October 2025 5:32 WIB
Mochtar Djuma terpilih sebagai Plt Ketua KONI Makassar melalui rapat pleno
21 January 2025 21:00 WIB, 2025
Kejati Makassar geledah kantor KONI dan KORMI terkait dugaan korupsi
14 October 2024 23:37 WIB, 2024
KONI Sulsel berjanji perjuangkan anggaran untuk atlet kempo hadapi PON
19 March 2023 23:08 WIB, 2023
Terpopuler - Olahraga
Lihat Juga
Piala Liga Inggris - Liverpool ke putaran keempat usai tekuk Tottenham 3-1
16 September 2026 6:28 WIB