Makassar (ANTARA) - Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Makassar, Sulawesi Selatan memberangkatkan jamaah calon haji (JCH) asal Kabupaten Maros ke Tanah Suci usai menjalani masa karantina di Asrama Haji Sudiang.
Sekretaris PPIH Embarkasi Makassar Asa Afif Bahri di Makassar, Jumat, mengatakan, JCH asal Kabupaten Maros itu masuk dalam kelompok terbang (kloter) 14.
"Jamaah Calon haji Maros sebanyak 387 orang dan ditambah petugas haji enam orang jadi total semua yang berangkat sekitar 393 orang," ujarnya.
Sebanyak 393 orang itu diterbangkan sekitar pukul 03.17 WITA, sekitar 20 menit lebih cepat dari jadwal yang ditentukan.
Asa Afif Bahri mengajak jamaah meluruskan niat menunaikan ibadah haji karena Allah semata, serta senantiasa menjaga kesehatan mengingat pelaksanaan ibadah haji butuh kekuatan fisik dan mental.
"Luruskan niat untuk menyempurnakan rukun Islamnya. Tolong jaga kesehatan mengingat ibadah ini butuh kekuatan mental dan fisik," ucapnya.
Sementara itu, Kabupaten Maros mendapat tambahan kuota haji sekitar dua kali lipat, sehingga dapat memangkas masa tunggu.
Bupati Maros Chaidir Syam mengungkapkan, penambahan kuota ini menjadi kabar menggembirakan bagi masyarakat Maros, khususnya masyarakat yang sudah mendaftar haji dan telah menunggu giliran keberangkatan.
"Alhamdulillah, tahun ini Kabupaten Maros mendapatkan tambahan kuota haji hingga dua kali lipat. Ini merupakan bentuk perhatian pemerintah pusat dalam rangka memberikan kesempatan lebih luas kepada masyarakat untuk menunaikan ibadah haji," ujarnya.