Makassar (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menggaungkan pentingnya pendidikan inklusif yang berkualitas di wilayah setempat.

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menegaskan bahwa pendidikan merupakan hak seluruh warga negara, sehingga setiap warga berhak mendapatkan pendidikan yang layak tanpa terkecuali.

Hal tersebut disampaikan pada upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 yang digelar di Lapangan Karebosi Makassar, Sabtu.

"Inti dari pendidikan adalah memuliakan manusia itu sendiri," ujar Munafri saat membacakan sambutan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia Abdul Mu'ti.

Pada kesempatan ini, seluruh peserta upacara tampak kompak mengenakan pakaian adat, menambah kekhidmatan jalannya upacara yang berlangsung tertib.

Munafri menyampaikan bahwa peringatan Hari Pendidikan Nasional merupakan momentum penting untuk melakukan refleksi, meneguhkan, sekaligus menghidupkan kembali semangat pendidikan nasional.

Dia menekankan bahwa pada hakikatnya pendidikan adalah proses yang dijalankan dengan ketulusan, penuh kasih sayang.

"Pendidikan adalah proses menemukan dan menumbuhkembangkan fitrah serta potensi kodrati manusia sebagai makhluk Tuhan yang mulia," ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan, sesuai amanat Undang-Undang Dasar 1945 dan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, pendidikan memiliki peran strategis dalam mencerdaskan kehidupan bangsa serta membentuk watak dan peradaban yang bermartabat.

Dalam konteks pembangunan nasional, Wali Kota juga menyinggung arah kebijakan Presiden Prabowo Subianto melalui Asta Cita, yang menempatkan pendidikan sebagai fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia Indonesia.

Sejalan dengan itu, kata dia, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menetapkan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) sebagai program prioritas dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasional.

Wali Kota mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan berkeadilan.

"Selamat Hari Pendidikan Nasional 2026. Mari kita bersama-sama mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua," ujarnya.