Gubernur minta Dinsos tata kuburan dan TMP
Kamis, 2 April 2015 14:29 WIB
Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo (FOTO/Humas Pemprov Sulsel)
Makassar (ANTARA Sulsel) - Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo meminta agar Dinas Sosial menata kuburan dan Taman Makam Pahlawan (TMP) yang ada di wilayah ini, khususnya yang terletak di jalan poros kabupaten/kota di Sulsel.
"Saya mendorong jajaran dinas sosial, di provinsi maupun di kabupaten/kota untuk lebih fokus memantapkan program yang lebih baik dibanding tahun lalu, antara lain, masalah perbaikan kuburan dan taman makam pahlawan," kata Syahrul, di Makassar, Kamis.
Ia mengungkapkan, kepala dinas sosial kabupaten dan kota serta provinsi juga harus menata kuburan-kuburan yang ada. Sehingga, tidak menjadi kotor atau seperti diabaikan.
"Kalau bisa, juga dimanfaatkan menjadi paru-paru kota. Jangan biarkan kondisinya seperti diabaikan," ujarnya.
Sementara terkait rencana menjadikan TMP sebagai lokasi pariwisata sejarah, Syahrul mengaku, program tersebut telah berjalan walaupun dengan anggaran yang terbatas.
"Tahun lalu, ada bantuan dari pemerintah pusat. Memang belum maksimal, tapi penataannya sudah jauh lebih baik," tambahnya.
Tidak hanya kuburan umum dan TMP, Syahrul juga meminta dinas sosial memperhatikan keberadaan panti jompo dan anak-anak terlantar.
"Panti-panti jompo harus sudah menjadi tempat yang menyenangkan untuk para orangtua. Kita berharap, penanganan dinas sosial harus lebih baik," tutur Syahrul. Budi Suyanto
"Saya mendorong jajaran dinas sosial, di provinsi maupun di kabupaten/kota untuk lebih fokus memantapkan program yang lebih baik dibanding tahun lalu, antara lain, masalah perbaikan kuburan dan taman makam pahlawan," kata Syahrul, di Makassar, Kamis.
Ia mengungkapkan, kepala dinas sosial kabupaten dan kota serta provinsi juga harus menata kuburan-kuburan yang ada. Sehingga, tidak menjadi kotor atau seperti diabaikan.
"Kalau bisa, juga dimanfaatkan menjadi paru-paru kota. Jangan biarkan kondisinya seperti diabaikan," ujarnya.
Sementara terkait rencana menjadikan TMP sebagai lokasi pariwisata sejarah, Syahrul mengaku, program tersebut telah berjalan walaupun dengan anggaran yang terbatas.
"Tahun lalu, ada bantuan dari pemerintah pusat. Memang belum maksimal, tapi penataannya sudah jauh lebih baik," tambahnya.
Tidak hanya kuburan umum dan TMP, Syahrul juga meminta dinas sosial memperhatikan keberadaan panti jompo dan anak-anak terlantar.
"Panti-panti jompo harus sudah menjadi tempat yang menyenangkan untuk para orangtua. Kita berharap, penanganan dinas sosial harus lebih baik," tutur Syahrul. Budi Suyanto
Pewarta : Nurhaya J Panga
Editor : Daniel
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Audiensi dengan Gubernur Sulsel, Pertamina ungkap permasalahan dan cara atasi antrean BBM
10 September 2026 10:37 WIB
Kian meresahkan, Gubernur Sulsel bentuk satgas awasi BBM dan elpiji 3 kg
09 September 2026 10:33 WIB
Kemarau panjang, Gubernur Sulsel bersama ribuan warga shalat minta hujan
08 September 2026 17:32 WIB
Gubernur Sulsel serahkan bantuan Rp7 miliar guna perkuat infrastruktur Tana Toraja
01 September 2026 9:27 WIB
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Jalan Kajaolalido-Thamrin jadi proyek percontohan pejalan kaki di Makassar
26 September 2026 12:10 WIB