Bantaeng, Sulsel (ANTARA Sulsel) - Sejumlaht anggota Dewan Perwakilan 9Rakyat Daerah (DPRD) dari Kabupaten Bener Meriah Provinsi Nangro Aceh Darussalam (NAD) melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Kabupaten Bantaeng, Rabu.

Kunker dilakukan untuk melihat dari dekat perkembangan infrastruktur di daerah berjarak 120 kilometer arah selatan Kota Makassar ibukota Provinsi Sulsel ini sekaligus menggali potensi serta metode yang diterapkan daerah ini pada sektor pertanian.

"Kami ingin melihat lebih dalam tentang infrastruktur yang telah berkembang pesat saat ini. Kami salut akan bantaeng, kota kecil yang apik dengan tatanan kota yang didukung infrstruktur yang sangat memadai dan juga pelayanan perizinan sehari serta Brigade Siaga bencananya yang begitu membahana," kata anggota DPRD Bener Meriah, Yusuf Gayo di Ruang Rapat Pimpinan Bupati Bantaeng.

Rombongan berjumlah 23 orang 14 diantaranya anggota dewan, dipimpin Ketua DPRD Guntarayadi tersebut diterima Sekretaris Daerah H Abd Gani, Wakil Ketua DPRD Bantaeng Hj Nurhayati dan sejumlah pimpinan SKPD.

Wakil rakyat dari Provinsi NAD bagian tengah itu mengaku, mengetahui Bantaeng dari internet.

"Beberapa bulan lalu, kami coba melihat-lihat potensi daerah yang sangat berkembang di Indonesia. Setelah kami banding-bandingkan dengan daerah dan kota lainnya, akhirnya kami memutuskan untuk melakukan kunjungan ke Bantaeng," tambahnya.

Menurut Yusuf Gayo, wilayahnya mirip dengan Bantaeng yang letak geografisnya diapit pengunungan dan lautan.

"Kabupaten kami sendiri terletak pada wilayah ketinggian sekitar 2500 dari permukaan laut, sedangkan untuk denah perkantoran, saling berderet antar sesama instansi baik dari kantor DPRD hingga kantor bupati," urainya.

Dari sisi potensi wisata, Kabupaten Bener Meriah merupakan daerah penghasilan kopi seperti kopi Arabica dan Robusta yang sampai saat ini di ekspor ke mancanegara.

"Kami juga memiliki permandian Air Panas yang letaknya tidak jauh dari lokasi Kantor Bupati serta batuan bongkahan bernilai tinggi seperti batuan bio solar, bacan, dan giok,  tambahnya.

Ia berharap Bupati Bantaeng bersama stafnya juga dapat berkunjung dan melihat langsung kondisi Kabupaten Bener Meriah.

Sekda H Abdul Gani pada kesempatan itu, mengajak seluruh rombongan meninjau langsung lokasi-lokasi pertanian yang ada di Kabupaten Bantaeng.

Ia juga mengajak ke Brigade Siaga Bencana (BSB) Bantaeng dan lokasi pengembangan kawasan industri di Bantaeng Industrial Park (BIP).

Tujuan utamanya, ingin menggambarkan secara utuh bahwa setiap pelaksanaan program di Kabupaten Bantaeng merupakan implementasi dari komitmen dan konsistensi semua SKPD lingkup Pemerintah Kabupaten Bantaeng.

"Kami mengesampingkan ego sektoral sehingga tidak ada kepentingan SKPD tertentu saja. Dengan begitu, sebuah kawasan yang telah di-plot, dibangun serta dikembangkan secara bersama-sama," urainya.Agus Setiawanv