Salo Karajae diharapkan jadikan Parepare destinasi wisata
Senin, 28 September 2015 7:01 WIB
Jufri Rahman (ANTARA FOTO/Darwin Fatir)
Makassar (ANTARA Sulsel) - Festival Salo (Sungai) Karajae yang menjadi agenda tahunan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Pemerintah Kota Pare-pare diharapkan dapat menjadikan kota ini sebagai destinasi wisata, khususnya wisata bahari dan "Ecotourism."
"Kota ini memiliki keindahan panorama dan kebudayaan bahari yang menarik, jika selama ini Pare-pare hanya dikenal sebagai kota transit, kami ingin nantinya Pare-pare juga menjadi destinasi wisata khususnya wisata bahari dan `ecotourism`," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sulsel Jufri Rahman dalam sambutannya pada pembukaan festival ini di Kota Pare-pare, Minggu.
Pihaknya, kata Jufri, mendukung penyelenggaraan festival ini karena sejalan dengan rencana pengembangan kawasan strategis pariwisata yang telah dirancang.
"Untuk Pare-pare ada dua core, yaitu `ecotourism` dan wisata bahari," ujarnya.
Dia mengatakan dalam pelaksanaan festival yang kini memasuki tahun ke enam ini, masih terdapat banyak hal yang perlu dibenahi, termasuk infrastruktur dan format penyelenggaraan acara.
"Ini menjadi tugas dan tanggung jawab Pemkot Pare-pare dan Pemprov akan terus melakukan pendampingan agar pengembangan pariwisata kota ini berjalan sesuai dengan arahan," ujarnya.
Ke depan, pihaknya akan melibatkan lebih banyak stakeholder dalam festival ini.
"Kita akan melibatkan olahraga maritim seperti ski, jetski, selancar angin dan parasailing," tambahnya.
Wali Kota Parepare Taufan Pawe mengakui bahwa pelaksanaan Festival Salo Karajae VI ini, tidak maksimal dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya. Meski demikian, pihaknya berharap festival ini dapat tetap menjadi menarik.
Pihaknya, lanjut Taufan Pawe, juga akan menyelenggarakan festival Ainun Habibie pada Desember mendatang.
Sementara itu Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo berharap ke depan event ini bisa lebih baik dalam pengemasannya, sehingga akan menarik minat banyak wisatawan datang dan melihat apa saja yang menjadi daya tarik kota ini.
"Ajang ini juga sekaligus berkumpul dan bertemu antarmasyarakat, termasuk menggerakkan perekonomian yang ada di daerah," katanya.
"Kota ini memiliki keindahan panorama dan kebudayaan bahari yang menarik, jika selama ini Pare-pare hanya dikenal sebagai kota transit, kami ingin nantinya Pare-pare juga menjadi destinasi wisata khususnya wisata bahari dan `ecotourism`," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sulsel Jufri Rahman dalam sambutannya pada pembukaan festival ini di Kota Pare-pare, Minggu.
Pihaknya, kata Jufri, mendukung penyelenggaraan festival ini karena sejalan dengan rencana pengembangan kawasan strategis pariwisata yang telah dirancang.
"Untuk Pare-pare ada dua core, yaitu `ecotourism` dan wisata bahari," ujarnya.
Dia mengatakan dalam pelaksanaan festival yang kini memasuki tahun ke enam ini, masih terdapat banyak hal yang perlu dibenahi, termasuk infrastruktur dan format penyelenggaraan acara.
"Ini menjadi tugas dan tanggung jawab Pemkot Pare-pare dan Pemprov akan terus melakukan pendampingan agar pengembangan pariwisata kota ini berjalan sesuai dengan arahan," ujarnya.
Ke depan, pihaknya akan melibatkan lebih banyak stakeholder dalam festival ini.
"Kita akan melibatkan olahraga maritim seperti ski, jetski, selancar angin dan parasailing," tambahnya.
Wali Kota Parepare Taufan Pawe mengakui bahwa pelaksanaan Festival Salo Karajae VI ini, tidak maksimal dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya. Meski demikian, pihaknya berharap festival ini dapat tetap menjadi menarik.
Pihaknya, lanjut Taufan Pawe, juga akan menyelenggarakan festival Ainun Habibie pada Desember mendatang.
Sementara itu Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo berharap ke depan event ini bisa lebih baik dalam pengemasannya, sehingga akan menarik minat banyak wisatawan datang dan melihat apa saja yang menjadi daya tarik kota ini.
"Ajang ini juga sekaligus berkumpul dan bertemu antarmasyarakat, termasuk menggerakkan perekonomian yang ada di daerah," katanya.
Pewarta : Nurhaya J Panga
Editor : Daniel
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Wisata
Lihat Juga
Kemenpar tugaskan Poltekpar Makassar pantau destinasi wisata hadapi libur Nataru
24 December 2025 4:58 WIB
LKBN ANTARA promosi budaya dan ekraf lewat Festival Fotografi Celebes di Toraja Utara
14 December 2025 6:03 WIB
Wamen Pariwisata : Pemda harus hadir mendukung kegiatan berkualitas daerah
25 September 2025 12:46 WIB