Petani Mamuju minta pemprov bantu bibit cengkih
Kamis, 24 Desember 2015 5:22 WIB
Mamuju (ANTARA Sulbar) - Petani di wilayah Kelurahan Rangas dan Desa Sumare Kecamatan Mamuju Kabupaten Mamuju meminta Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dapat menyediakan bantuan bibit cengkih.
"Kami berharap petani di Kelurahan Rangas dan Desa Sumare dapat diberikan perhatian dengan diberikan bantuan bibit cengkih," kata Lukman warga di Kelurahan Rangas Mamuju, Kamis.
Ia mengatakan, lahan di wilayah Kelurahan Rangas Mamuju yang berada di pegunungan sangat cocok digunakan mengembangkan tanaman cengkih.
Oleh karena itu ia meminta agar pemerintah di Sulbar pada 2015, dapat memberikan bantuan bibit cengkih kepada masyarakat di kelurahan Rangas dan Sumare untuk dikembangkan diatas lahannya.
"Selama ini petani disini belum tersentuh bibit cengkih padahal lahan di wilayahnya potensial dikembangkan tanaman cengkih," katanya.
Menurut dia, apabila pemerintah memberikan bantuan bibit cengkih kepada petani maka petani akan mampu meningkatkan kesejahteraannya karena pasar cengkih yang menjanjikan disamping harganya mahal.
"Kalau petani mampu diberikan bibit hingga satu hektare maka otomatis kesejahteraannya akan meningkat karena harga cengkih yang cukup tinggi dipasaran, mencapai 100 ribu perkilogram," katanya.
"Kami berharap petani di Kelurahan Rangas dan Desa Sumare dapat diberikan perhatian dengan diberikan bantuan bibit cengkih," kata Lukman warga di Kelurahan Rangas Mamuju, Kamis.
Ia mengatakan, lahan di wilayah Kelurahan Rangas Mamuju yang berada di pegunungan sangat cocok digunakan mengembangkan tanaman cengkih.
Oleh karena itu ia meminta agar pemerintah di Sulbar pada 2015, dapat memberikan bantuan bibit cengkih kepada masyarakat di kelurahan Rangas dan Sumare untuk dikembangkan diatas lahannya.
"Selama ini petani disini belum tersentuh bibit cengkih padahal lahan di wilayahnya potensial dikembangkan tanaman cengkih," katanya.
Menurut dia, apabila pemerintah memberikan bantuan bibit cengkih kepada petani maka petani akan mampu meningkatkan kesejahteraannya karena pasar cengkih yang menjanjikan disamping harganya mahal.
"Kalau petani mampu diberikan bibit hingga satu hektare maka otomatis kesejahteraannya akan meningkat karena harga cengkih yang cukup tinggi dipasaran, mencapai 100 ribu perkilogram," katanya.
Pewarta : M Faisal Hanapi
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkab Sidrap hadirkan TeknoFarm Sarprofest dorong produktivitas padi petani
06 February 2026 6:20 WIB
Kampus Kopi Sinjai buka kelas kopi untuk wisatawan di kawasan agro-eduwisata Madaya
21 October 2025 4:41 WIB
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
SAR evakuasi 101 kantong jenazah korban longsor Cisarua hingga hari ke-20
12 February 2026 15:42 WIB
Kehilangan uang, Seorang guru SD di jember tega menanggalkan pakaian 22 siswanya
12 February 2026 15:24 WIB