Makassar (ANTARA Sulsel) - Lembaga nonprofit dari Belanda , Project Uitzending Managers (PUM) menjajaki pendampingan untuk sektor pariwisata di Sulawesi Selatan (Sulsel).
"PUM ini adalah sebuah organisasi nirlaba yang berada di Belanda, mereka memberikan pendampingan terhadap destinasi pariwisata yang menjadi unggulan di seluruh dunia," kata Kepala Dinas Pariwisata Sulsel Jufri Rahman di Makassar, Selasa.
PUM, kata Jufri, akan memberikan pendampingan dan arahan mengenai bagaimana menangani destinasi wisata, serta membantu mempersiapkan event-event internasional, sehingga layak ditampilkan pada wisatawan mancanegara.
Sebagai langkah awal,lanjutnya, PUM telah melakukan survey di sejumlah tempat wisata, antara lain Kabupaten Tana Toraja, Wajo, Gowa, Bulukumba dan Maros.
Jufri menyatakan selama ini potensi wisata di Sulsel banyak, namun untuk mengelola terutama dalam menyelenggarakan kegiatan yang berkualitas masih minim.
"Apalagi di daerah, kapasitas penyelenggaraan event sangat minim," imbuhnya.
PUM nantinya juga diharapkan memberikan masukan terkait langkah strategis apa saja yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kunjungan wisatawan.
"Kami harap, kerjasama ini akan memacu kunjungan wisatawan di Sulsel, terutama wisatawan mancanegara," kata Jufri.
"PUM ini adalah sebuah organisasi nirlaba yang berada di Belanda, mereka memberikan pendampingan terhadap destinasi pariwisata yang menjadi unggulan di seluruh dunia," kata Kepala Dinas Pariwisata Sulsel Jufri Rahman di Makassar, Selasa.
PUM, kata Jufri, akan memberikan pendampingan dan arahan mengenai bagaimana menangani destinasi wisata, serta membantu mempersiapkan event-event internasional, sehingga layak ditampilkan pada wisatawan mancanegara.
Sebagai langkah awal,lanjutnya, PUM telah melakukan survey di sejumlah tempat wisata, antara lain Kabupaten Tana Toraja, Wajo, Gowa, Bulukumba dan Maros.
Jufri menyatakan selama ini potensi wisata di Sulsel banyak, namun untuk mengelola terutama dalam menyelenggarakan kegiatan yang berkualitas masih minim.
"Apalagi di daerah, kapasitas penyelenggaraan event sangat minim," imbuhnya.
PUM nantinya juga diharapkan memberikan masukan terkait langkah strategis apa saja yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kunjungan wisatawan.
"Kami harap, kerjasama ini akan memacu kunjungan wisatawan di Sulsel, terutama wisatawan mancanegara," kata Jufri.