BPPT dan Pemkab Bantaeng kerjasama pembangunan Technopark
Kamis, 21 April 2016 7:19 WIB
Bantaeng (ANTARA Sulsel) - Pemerintah Kabupaten Bantaeng Provinsi Sulawesi Selatan melakukan kerja sama dengan Badan Pengkajian dan Penetapan Teknologi (BPPT) pembangunan Science Technopark di kabupaten setempat.
Direktur Pusat Teknologi Produksi Pertanian Arif Arianto mewakili Deputi Agroindustri dan Bioteknologi di Bantaeng, Rabu, mengatakan penandatanganan 12 perjanjian kerjasama merupakan hal luar biasa dan sesuatu yang jarang kita temui.
"Bantaeng adalah kabupaten terkemuka di Sulawesi Selatan dalam perjalanan pembangunan Technopark, telah dilakukan dua kali monitoring dan evaluasi, perjanjian kerjasama ini dilakukan untuk menunjang ketersediaan teknologi yang kemudian dapat menciptakan bisnis-bisnis yang inovatif dan dapat menggerakkan perekonomian daerah," ujar Arif.
Bantaeng salah satu dari sembilan lokasi pembangunan Science Technopark di Indonesia yang mendapat pendampingan dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi.
Perjanjian kerjasama antara SKPD Bantaeng dengan Unit Kerja BPPT merupakan tindaklanjut perjanjian awal tahun lalu terkait pembangunan Technopark.
Sementara Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bantaeng, Syamsu Alam yang juga Ketua TP Technopark Bantaeng mengungkapkan bahwa setelah satu tahun pembangunan Technopark, pemerintah sangat bersyukur bahwa Technopark sudah dikenal orang dan dirasakan manfaatnya.
"Mewakili Pemerintah Kabupaten Bantaeng, kami sangat mengapresiasi kerjasama dengan BPPT. Melalui kolaborasi hebat tersebut diharapkan mampu menggulir perekonomian daerah terutama dalam bidang pertanian," katanya.
Bantaeng bersama dengan BPPT telah melakukan kerjasama selama kurang lebih enam tahun dan melalui kerjasama tersebut, banyak hasil yang telah diperoleh seperti pemilihan kepala desa melalui sistem elektronik, pembangunan Technopark, pembangunan pabrik pupuk SRF dan pengembangan benih ikan nila gesit.
Kegiatan tersebut dihadiri Kadis Pertanian dan Peternakan Muhammad Zainuddin, Kadis Perikanan dan Kelautan Dimiati Nongpa, Kadis Perindagtamben, Kepala Bapedalda H. Abdullah Taibe serta Kadis Koperasi dan UMKM Meyriyani.
Direktur Pusat Teknologi Produksi Pertanian Arif Arianto mewakili Deputi Agroindustri dan Bioteknologi di Bantaeng, Rabu, mengatakan penandatanganan 12 perjanjian kerjasama merupakan hal luar biasa dan sesuatu yang jarang kita temui.
"Bantaeng adalah kabupaten terkemuka di Sulawesi Selatan dalam perjalanan pembangunan Technopark, telah dilakukan dua kali monitoring dan evaluasi, perjanjian kerjasama ini dilakukan untuk menunjang ketersediaan teknologi yang kemudian dapat menciptakan bisnis-bisnis yang inovatif dan dapat menggerakkan perekonomian daerah," ujar Arif.
Bantaeng salah satu dari sembilan lokasi pembangunan Science Technopark di Indonesia yang mendapat pendampingan dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi.
Perjanjian kerjasama antara SKPD Bantaeng dengan Unit Kerja BPPT merupakan tindaklanjut perjanjian awal tahun lalu terkait pembangunan Technopark.
Sementara Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bantaeng, Syamsu Alam yang juga Ketua TP Technopark Bantaeng mengungkapkan bahwa setelah satu tahun pembangunan Technopark, pemerintah sangat bersyukur bahwa Technopark sudah dikenal orang dan dirasakan manfaatnya.
"Mewakili Pemerintah Kabupaten Bantaeng, kami sangat mengapresiasi kerjasama dengan BPPT. Melalui kolaborasi hebat tersebut diharapkan mampu menggulir perekonomian daerah terutama dalam bidang pertanian," katanya.
Bantaeng bersama dengan BPPT telah melakukan kerjasama selama kurang lebih enam tahun dan melalui kerjasama tersebut, banyak hasil yang telah diperoleh seperti pemilihan kepala desa melalui sistem elektronik, pembangunan Technopark, pembangunan pabrik pupuk SRF dan pengembangan benih ikan nila gesit.
Kegiatan tersebut dihadiri Kadis Pertanian dan Peternakan Muhammad Zainuddin, Kadis Perikanan dan Kelautan Dimiati Nongpa, Kadis Perindagtamben, Kepala Bapedalda H. Abdullah Taibe serta Kadis Koperasi dan UMKM Meyriyani.
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Presiden Jokowi minta BPPT terus berburu inovasi dan teknologi untuk dikembangkan
08 March 2021 12:13 WIB, 2021
Luhut Panjaitan minta BPPT-Bio Farma segera produksi alat tes PCR-rapid
03 October 2020 6:05 WIB, 2020
BPPT dorong penggunaan e-voting untuk Pilkada 2020 agar aman dari COVID-19
25 September 2020 20:09 WIB, 2020
BPPT deteksi 14 urutan genom virus SARS-CoV-2 penyebab COVID-19 di Indonesia
11 September 2020 18:56 WIB, 2020
Pemprov Sulsel segera bangun instalasi air siap minum di dua pulau Kota Makassar
01 September 2020 20:01 WIB, 2020
Menristek upayakan inovasi implan tulang BPPT untuk gantikan produk impor
20 December 2019 20:48 WIB, 2019
BPPT dan Australia kaji produktivitas peternakan integrasi sapi-sawit
23 October 2019 22:15 WIB, 2019
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Tingkatkan tertib administrasi, Kanwil Kemenkum Sulbar perkuat sinergi dengan BHP Makassar
29 January 2026 18:00 WIB