Sulsel canangkan program 1.000 kedaulatan energi
Selasa, 18 Oktober 2016 16:17 WIB
Makassar (ANTARA Sulsel) - Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sulawesi Selatan mencanangkan program 1.000 Kedaulatan Energi dengan target pada tahun 2020 seluruh desa di wilayah ini teraliri listrik.
"Dalam program ini, dicanangkan pembangunan 300 Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), 400 instalasi biogas, dan 300 sambungan laik operasi," kata Sekretaris Dinas ESDM Sulsel Syamsul Bahri yang ditemui di Makassar, Selasa.
Menurut Syamsul Bahri, jumlah desa yang belum dialiri listrik di Sulsel saat ini mencapai 259 desa. Pada akhir tahun 2016, ia menargetkan, tinggal 230 desa yang belum dialiri listrik.
"Pada tahun 2020 nanti, seluruh desa di Sulsel kita harapkan sudah dialiri listrik," ujarnya.
Syamsul mengungkapkan desa-desa yang belum teraliri listrik tersebut tersebar di beberapa kabupaten, seperti Luwu Utara, Luwu Timur, Pangkep, Kepulauan Selayar, Toraja, Toraja Utara, dan Kabupaten Bone.
"Terdapat beberapa kendala sehingga ada ratusan desa yang belum dialiri listrik, salah satunya, desa sasaran sangat susah dijangkau dari sisi aksesibilitas," ucapnya.
Ia menambahkan bahwa rasio elektrifikasi Sulsel berada di angka 90,2 persen atau masih ada sekitar 10 persen yang belum dialiri listrik.
"Di APBN 2017 nanti, kita akan mendapat alokasi anggaran sebesar Rp33 miliar yang dipersiapkan untuk penyediaan listrik di daerah," pungkasnya.
"Dalam program ini, dicanangkan pembangunan 300 Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), 400 instalasi biogas, dan 300 sambungan laik operasi," kata Sekretaris Dinas ESDM Sulsel Syamsul Bahri yang ditemui di Makassar, Selasa.
Menurut Syamsul Bahri, jumlah desa yang belum dialiri listrik di Sulsel saat ini mencapai 259 desa. Pada akhir tahun 2016, ia menargetkan, tinggal 230 desa yang belum dialiri listrik.
"Pada tahun 2020 nanti, seluruh desa di Sulsel kita harapkan sudah dialiri listrik," ujarnya.
Syamsul mengungkapkan desa-desa yang belum teraliri listrik tersebut tersebar di beberapa kabupaten, seperti Luwu Utara, Luwu Timur, Pangkep, Kepulauan Selayar, Toraja, Toraja Utara, dan Kabupaten Bone.
"Terdapat beberapa kendala sehingga ada ratusan desa yang belum dialiri listrik, salah satunya, desa sasaran sangat susah dijangkau dari sisi aksesibilitas," ucapnya.
Ia menambahkan bahwa rasio elektrifikasi Sulsel berada di angka 90,2 persen atau masih ada sekitar 10 persen yang belum dialiri listrik.
"Di APBN 2017 nanti, kita akan mendapat alokasi anggaran sebesar Rp33 miliar yang dipersiapkan untuk penyediaan listrik di daerah," pungkasnya.
Pewarta : Nurhaya J Panga
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Wajo terima program jaringan gas 4.000 sambungan rumah dari Kementerian ESDM
19 September 2025 10:24 WIB
Dinas ESDM Sulsel membutuhkan fasilitas laboratorium guna tingkatkan PAD
01 February 2025 7:42 WIB, 2025
Pj Gubernur mendukung optimalisasi fasilitas Dinas ESDM tingkatkan PAD
31 January 2025 1:13 WIB, 2025
Pj Gubernur Sulsel dorong Dinas ESDM maksimalkan potensi batu mineral
22 August 2024 10:43 WIB, 2024
Dinas ESDM Sulsel dorong pengusaha tambang suplai kebutuhan material IKN
23 February 2024 13:37 WIB, 2024
PLN sambung listrik gratis untuk 7.500 keluarga prasejahtera di Sulsel
13 November 2023 19:54 WIB, 2023
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Hadir di UNS, ANTARA perkuat kompetensi pers mahasiswa dengan pendalaman etika
16 September 2026 4:46 WIB