
NTP Sulbar naik 0,67 persen

Mamuju (Antaranews Sulsel) - Nilal tukar petani (NTP) di Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) pada April 2018 sebesar 110.86 atau naik sebesar 0,67 persen dibandingkan NTP pada bulan Maret 2018 sebesar 110,2.
"Berdasarkan pemantauan harga produsen berbagai komoditas barang dan jasa di daerah pedesaan menunjukkan NTP naik disebabkan perubahan indeks yang diterima harga yang diterima petani meningkat," Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Sulbar, Suntono, di Mamuju, Kamis.
Menurut dia, NTP naik disebabkan perubahan indeks harga diterima petani meningkat 0,85 persen, dan indeks harga yang dibayar petani mengalami peningkatan 0,19 persen.
Peningkatan NTP ini tercatat untuk subsektor tanaman pangan (NTP-P) 98.47, hortikultura (NTP-H) 114,46, tanaman perkebunan rakyat (NTP-R) 121,77, peternakan (NTP-T) 104,44 dan perikanan (NTN) 105,45.
Suntono mengatakan skala nasional NTP bulan April 2018 sebesar 101,61 atau turun sebesar 0,32 persen dibandingkan bulan Maret 2018, dan mengalami inflasi perdesaan sebesar 0,04 persen.
"Sementara hasil pemantauan harga konsumen perdesaan menunjukkan terjadinya inflasi perdesaan di Sulbar pada April 2018 sebesar 0,17 persen, yang secara umum dipicu oleh sebagian besar indeks harga kelompok pengeluaran mengalami kenaikan," katanya.
Ia mengatakan inflasi di daerah perdesaan terjadi di 24 provinsi di Indonesia, tertinggi di Gorontalo 1,45 persen dan terendah di DKI Jakarta 0,01 persen.
Sedangkan 9 provinsi lainnya mengalami deflasi, tertinggi di Yogyakarta 0,58 persen dan terendah di Nangro Aceh Darussalam 0,06 persen, Provinsi Sulbar menempati urutan ke-20 dari 24 provinsi yang mengalami inflasi perdesaan.
BPS Sulbar juga merilis tingkat penghunian kamar (TPK) hotel berbintang di Kota Mamuju periode Maret 2018 sebesar 37,74 persen.
atau mengalami penurunan sebesar 3,20 persen dibandingkan dengan periode Februari 2018 yang tercatat sebesar 40,94 persen.
Ia mengatakan rata-rata lama menginap tamu asing pada hotel berbintang di Kota Mamuju periode Maret 2018 sebesar 1,00 hari atau tidak mengalami perubahan atau sama dengan 0 hari dibandingkan dengan bulan Februari 2018 sebesar 1,00 hari.
Ia juga menyebutkan jumlah pesawat yang berangkat dan datang melalui bandara di Sulbar tercatat masing-masing sebanyak 143 kali penerbangan.
"Jumlah ini mengalami peningkatan masing-masing sebesar 11,72 persen jika dibandingkan dengan bulan Februari 2018," katanya.
Sementara jumlah pelayaran melalui pelabuhan di Sulbar selama periode bulan Maret 2018 sebanyak 316 unit kapal atau meningkat 78,53 persen jika dibandingkan dengan keadaan bulan Februari 2018 sebanyak 177 unit kapal.
Pewarta : M.Faisal Hanapi
Editor: Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
