Logo Header Antaranews Makassar

BKD Ingatkan Pelamar CPNS Tidak Percaya Calo

Jumat, 6 November 2009 11:56 WIB
Image Print

Makassar (ANTARA Sulsel) - Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Makassar mengingatkan kepada seluruh pelamar calon pegawai negeri sipil (CPNS) Makassar untuk tidak mempercayai calo yang mengaku bisa meluluskan menjadi PNS..

"Jangan pernah percaya sama calo yang mengiming-imingi akan meluluskan adik-adik pada seleksi ini karena kelulusan itu tergantung sama kemampuan adik-adik sendiri. Percayalah dengan diri sendiri," tegas Kepala BKD Makassar Sittiara di depan para pelamar CPNS Makassar, Jumat.

Ia meminta, pelamar PNS untuk mempersiapkan diri dengan baik termasuk mempelajari kembali materi yang akan diujikan dan kesehatan fisik.

Berdasarkan data yang diterima, jumlah pelamar calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Kota Makassar mencapai 1.224 orang dari kuota yang diterima sebanyak 371 orang.

"Data kami masih data kemarin jumlah pelamar sekitar 1.224 orang, sedangkan kebutuhan kita hanya sebanyak 371 orang," ucapnya.

Ia menjelaskan, jumlah pelamar yang datang langsung ke kantor Pemerintah Kota Makassar, Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Dinas Pendidikan (Disdik) Makassar lebih banyak lagi tetapi yang memasukkan berkas lamaran sebanyak 1224 orang.

Sedangkan untuk nomor dan kartu peserta ujian akan didistribusikan pada 11 hingga 13 November sementara pelaksanaan ujian dijadwalkan pada 12 Desember 2009.

Dari 1.224 orang pelamar di hari pertama penerimaan CPNS Makassar jumlah pelamar untuk tenaga teknis sebanyak 599 orang, tenaga kesehatan 235 orang dan tenaga pendidikan sebanyak 390 orang.

"Untuk sementara hanya angka itu yang diproses langsung sebagian lainnya ada yang datang untuk bertanya langsung dan ada juga yang diminta untuk melengkapi persyaratan lainnya," katanya.

Dikatakannya, total formasi yang akan diterima sebanyak 552 orang sudah termasuk diantaranya pengangkatan 181 tenaga honorer yang masuk dalam data base kepegawaian, sedangkan 371 orang sisanya menerima calon pendaftar umum.

Untuk golongan strata satu (S1) dan diploma dua (D2) kualifikasi pendidikan guru sekolah dasar (PGSD) Pemkot Makassar akan menerima sebanyak 195 orang.

Rinciannya, 175 untuk guru kelas SD Negeri, 10 guru pendidikan jasmani dan kesehatan (Penjaskes) dan 10 orang lagi untuk guru pendidikan agama islam serta tiga orang untuk guru budidaya perairan SMK Negeri.

Untuk tenaga kesehatan, Pemkot Makassar menerima 10 orang tenaga dokter umum, 21 orang tenaga bidan lulusan DIII Kebidanan, 20 orang untuk S1 Keperawatan, 20 orang untuk DIII Keperawatan, empat orang DIII Gizi dengan jabatan nutrisi, enam orang tenaga penyuluh kesehatan masyarakat lulusan S1 kesehatan masyarakat.

Lima orang tenaga epidemologi kesehatan lulusan S1 Kesehatan Masyarakat, tiga orang untuk apoteker serta tiga orang lainnya tenaga sanitarian lulusan DIII Kesehatan Lingkungan.

Sedangkan untuk tenaga teknis, Pemkot Makassar akan menerima penyuluh keluarga berencana (KB) sebanyak 14 orang lulusan Kesehatan Masyarakat (Biro Statistik), 21 orang penata laporan keuangan lulusan S1 Ekonomi Akuntansi, tiga orang tenaga analis perekonomian lulusan S1 Manaejemen.

Tiga orang tenaga auditor lulusan S1 Ekonomi Akuntansi, empat orang tenaga Perancang Peraturan Perundang Undangan lulusan S1 Hukum, 10 orang tenaga pengawasan Teknik Tata Bangunan dan Perumahan lulusan S1 Teknik Sipil.

Empat orang tenaga perencana desain gedung lulusan S1 Teknik Arsitek, enam orang pranata komputer lulusan S1 Teknik Komputer jurusan Programmer, tiga orang pengawas operasi alat-alat berat lulusan S1 Teknik Mesin.

Tiga orang inspektur tenaga kelistrikan lulusan S1 Teknik elektro jurusan Arus Kuat, empat orang pengendali frekwensi radio lulusan S1 Elektro, tiga orang perancang Taman Kota lulusan S1 Pertanian program studi Agronomi, serta tiga orang pengawas keselamatan transportasi darat lulusan S2 Transportasi Darat.

Pendaftaran CPNS akan dimulai 5-10 November dengan membagi tiga tempat penerimaan yakni Dinas Pendidikan (Disdik) Makassar, Dinas Kesehatan (Dinkes) Makassar dan Kantor Balaikota Makassar.

"Untuk pendaftaran akan dibuka 5-10 November dan pelaksanaan ujiannya nanti pada 12 Desember," katanya.
(T.PK-MH/B013)