BPK Sulsel evaluasi tindak lanjut hasil rekomendasi

id widiyatmantoro,kepala bpk wilayah sulsel,evaluasi tindak lanjut hasil rekomendasi

Badan Pemeriksa Keuangan (ist)

Kami mengapresiasi pemerintah kabupaten/kota yang telah melakukan tindak lanjut terhadap hasil rekomendasi kami, seperti Kabupaten Luwu Timur yang progresnya telah mencapai 97 persen
Makassar (Antaranews Sulsel) - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Sulawesi Selatan melakukan evaluasi terhadap tindak lanjut hasil rekomendasi pemeriksaan BPK RI Semester I tahun 2018.

"Kami mengapresiasi pemerintah kabupaten/kota yang telah melakukan tindak lanjut terhadap hasil rekomendasi kami, seperti Kabupaten Luwu Timur yang progresnya telah mencapai 97 persen," kata Kepala Kantor BPK RI Wilayah Sulsel Widiyatmantoro pada rapat evaluasi yang digelar di Makassar, Selasa.

Selain Luwu Timur, berdasarkan data BPK, daerah lain yang memiliki tingkat penyelesaian hasil rekomendasi yang cukup tinggi adalah Kabupaten Wajo sebesar 89,25 persen, Bulukumba 89,11 persen, Sidrap 88,89 persen, dan Sinjai 88,42 persen.

Sementara lima daerah yang memiliki tingkat penyelesaian atau tindak lanjut hasil rekomendasi yang masih rendah antara lain Kabupaten Jeneponto 53 persen, Tana Toraja 57,27 persen, Makassar 62 persen, Selayar 63,99 persen dan Takalar 64,95 persen.

Pihaknya, kata dia, akan berkoordinasi dan mengkomunikasikan kesulitan apa yang dialami pemerintah daerah dalam menindaklanjuti hasil rekomendasi tersebut. Dia juga mengingatkan tindak lanjut ini akan mempengaruhi capaian opini BPK terhadap pemerintah daerah tersebut.

"Kewenangan kami memantau dan mengingatkan, karena manfaat pemantauan intinya ada pada tindak lanjutnya," kata dia.

Sementara, Sekretaris Daerah Sulsel Tautoto Tanaranggina mengatakan umumnya capaian tindak lanjut atas hasil pemeriksaan BPK sudah berada di atas 50 persen.

Pihaknya, kata dia, terus berkoordinasi dan membicarakan dengan BPK agar laporan keuangan pemerintah layak dipertanggungjawabkan, apa lagi dalam aturan disebutkan mereka memiliki waktu hingga 60 hari untuk melakukan perbaikan.

"Hasil ini kita koordinasikan untuk senantiasa diperbaiki, kita berharap seluruh kabupaten di Sulsel nantinya bisa WTP, ini memang tidak mudah," kata dia.
Pewarta :
Editor: Amirullah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar