Global ACT ajak masyarakat berkurban

id global act,Global Qurban ACT,kurban,Syahrul Mubaraq

Presiden Global ACT Syahrul Mubaraq (kiri) didampingi Head of Program Global ACT Nur Ali Akbar memberikan keterangan pers terkait rencananya membagikan hewan kurban sebanyak 1500 ekor sapi dan kambing kepada kaum dhuafa di 24 kabupaten kota di Sulsel, Kamis (19/7). ANTARA FOTO/Muh Hasanuddin/18

Makassar (Antaranews Sulsel) - Global Qurban - Aksi Cepat Tanggap (ACT) mengajak seluruh masyarakat yang berkecukupan untuk menyisihkan penghasilannya dalam membantu sesama dengan berkurban secara bersama-sama.

"Setiap tahunnya, perayaan Idul Adha selalu membawa spirit meraih takwa dan membahagiakan sesama. Ibadah kurban menjadi momen umat muslim untuk semakin mendekatkan diri pada ilahi, sekaligus merekatkan tali silaturahmi kepada saudara sebangsa atau bahkan lintas negara," ujar Presiden Global Qurban ACT Syahrul Mubaraq di Makassar, Kamis.

Ia mengatakan bangsa Indonesia yang merupakan negara berpenduduk muslim terbesar di dunia, senantiasa menunjukkan multi-sisi ibadah kurban selama beberapa tahun terakhir hingga ke belahan dunia lainnya.

Syahrul megungkapkan delapan tahun perjalanan Global Qurban - Aksi Cepat Tanggap (ACT) ini, daging hasil sembelihan ternak sapi dan lainnya sudah menyentuh sesama muslim dibeberapa negara.

Pada 2018 ini, Global Qurban kembali mengajak masyarakat Indonesia khususnya masyarakat Sulsel untuk bersama meluaskan maslahat kurban. Semangat kurban tahun ini terangkum dalam tema "Indonesia Berqurban, Bangsa dan Dunia Menikmatinya".

Dia menerangkan, Indonesia Berqurban mencerminkan semangat Global Qurban untuk merekatkan kebersamaan masyarakat Indonesia melalui momen ibadah kurban. Kebersamaan tersebut, menurutnya, bukan semata-mata untuk diri sendiri, namun juga untuk dunia.

"Momen kurban tahun ini berdekatan dengan Hari Kemerdekaan Indonesia. Ini menjadi momen yang tepat untuk menguatkan semangat kebangsaan dan mempererat persatuan. Tahun ini, Insya Allah akan ada lebih banyak masyarakat yang bergabung dalam semangat berbagi kebahagiaan kurban ini," katanya.

Ia menyebutkan pada 2017, Global Qurban menyapa 250 kabupaten dan kota di 34 provinsi di Indonesia serta 40 negara pra-sejahtera maupun yang terpapar krisis kemanusiaan. Jumlah wilayah jangkauan distribusi kurban ini meningkat pada tahun ini.

Syahrul mengatakan pada 2018, Global Qurban akan membawa amanah kurban masyarakat Indonesia ke-265 kabupaten dan kota di 34 provinsi Indonesia serta di 45 negara.

Dia menjelaskan, target wilayah distribusi mencakup pelosok negeri, di mana mayoritas masyarakatnya sangat membutuhkan. Untuk wilayah distribusi global, penambahan jangkauan meliputi Afghanistan, Senegal, Guinea, Tunisia, Mesir, dan Maladewa.
Pewarta :
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar