Belasan komunitas gelar festival seni pertunjukan

id disparekraf makassar, festival seni pertunjukan,Andi Amalia Malik,Makassar International Eight Forum and Festival,f8

Andi Amalia Malik (ANTARA FOTO/Muh Hasanuddin)

Makassar (Antaranews Sulsel) - Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Kota Makassar menggandeng 13 komunitas pelaku kesenian untuk menggelar seni pertunjukan di Benteng Rotterdam.

Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Kota Makassar, Andi Amalia Malik di Makassar, Sabtu, mengatakan pertunjukan seni yang digelarnya dengan menggandeng komunitas kesenian di kota ini mendapat respon yang bagus dari masyarakat.

"Hari ini di akhir pekan kami mementaskan banyak pertunjukan seni dari para komunitas kesenian dan ternyata antusiasme masyarakat cukup tinggi," ujarnya.

Ia mengatakan pementasan kesenian ini adalah bagian dari prapertunjukan Makassar International Eight Forum and Festival atau lebih dikenal dengan istilah F8.

Pada pertunjukan itu, komunitas kesenian yang umumnya adalah mahasiswa dari berbagai kampus berbeda serta seniman Makassar menghadirkan pameran seni, pemutaran film, aksi teater, tari, radio dan pembacaan puisi.

"Pertunjukan seni yang kami hadirkan diantaranya, film, teatre, tari, radio, puisi serta para pelaku seniman Makassar yang sudah sering menggelar kegiatan seperti ini," katanya.

Lia -- sapaan akrab Amalia Malik menjelaskan, festival seni pertunjukan sebagai upaya promosi Kota Makassar dan F8 pada September mendatang. Selain itu upaya ini sebagai pemgembangan kreatifitas di Makassar.

"Agar kita bisa mengembangkan kreatifitas di Makassar yang tidak mentutup kemungkinan dapat penghargaan sudah masuk kalander nasional dan pak wali juga dapat penghargaan terbaik melaksanakan kegiatan," jelasnya.

Festival seni pertunjukan yang di gelar di Banteng Rotterdan Makassar ini mengangkat tema, mengusung mata air kenangan mata air kehidupan, akan digelar selama dua hari.

Amalia juga mengaku ada sebanyak 382 komunitas lokal di Makassar yang siap bergabung pada pementasan berikutnya. Komunitas ini diharapkan sebagai ujung tombak pengembangan pariwisata di Kota Makassar.
Pewarta :
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar