Logo Header Antaranews Makassar

Korem 142 Tatag dirikan posko gempa Sulteng

Sabtu, 29 September 2018 15:43 WIB
Image Print
Komandan Korem 142/Tatag, Kolonel Inf Taufiq Shobri (kiri) bersama Irwasda Polda Sulbar Komisaris Besar Polisi Setyobudi (kanan) di Posko Bencana Gempa dan Tsunami Sulteng di Bandara Tampapadag, Kabupaten Mamuju, Sabtu (29/9). (Antaranews Sulsel/Amirullah/18)

Mamuju (Antaranews Sulsel) - Korem 142/Tatag mendirikan Posko Gempa dan Tsunami Sulawesi Tengah di Bandara Tampapadang, Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulbar, untuk membantu memobilisasi logistik dan personel ke lokasi bencana di Kabupaten Donggala dan Kota Palu.

"Pembentukan posko ini karena wilayah Sulbar tempat teredekat dengan Sulteng sehingga kami siapkan jika seandainya untuk transit, baik itu personel mapun logistik untuk mendukung kegiatan di lokasi bencana di Sulawesi Tengah," kata Komandan Korem 142/Tatag, Kolonel Inf Taufiq Shobri di Posko Bencana Gempa dan Tsunami Sulteng di Bandara Tampapadag, Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulbar, Sabtu.

"Kami sudah siapkan sejak kemarin dan hari ini berangsur-angsur akan ditambah kekuatan 20 truk dari Makassar, Sulsel sedang berangkat. Sementara truk yang ada disini untuk mengangkut dukungan logistik. Seandainya nanti di Bandara Tampapadang ini digunakan, maka kami sudah mempersiapkannya," tambahnya.

Selain di Bandara Tampapadang Kabupaten Mamuju, Danrem juga mengaku telah memerintahkan Dandim Pasangkayu untuk berkoordinasi dengan kepolisian setempat agar membentuk posko bencana di daerah itu.

"Kami juga telah berkoordinasi dengan Polda Sulbar, dan saya sudah memerintahkan Dandim Pasangkayu agar berkoordinasi dengan Polres untuk buat posko disana," terangnya.

TNI dan Polda di Sulbar kata Taufiq Shobri sejak Sabtu pagi telah mengerahkan personel untuk membantu penanganan korban gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah.

Ia merinci, jumlah personel yang dikerahkan untuk membantu penanganan korban gempa dan tsunami di Sulteng, yakni dari Polda Sulbar sebanyak 100 personel, dan unsur TNI yang membackup adalah 70 personel Kodim Mamuju Utara serta di Mamuju di sekitar wilayah perbatasan Mamuju Tengah dikerahkan sekitar 30 personel.

"Tadi pagi 100 personel Poldal sudah dikerahkan ke Palu. Beberapa unsur dari kami (TNI) yang ada di Mamuju Tengah dan Kabupaten Mamuju dan Pasangkayu ikut membantu rekan-rekan kami yang ada di wilayah Sulteng," kata Taufiq Shobri.

Pada Sabtu pagi, lanjut Danrem, helikopter super puma telah mendarat di Bandara Tampapadang Mamuju, untuk mengecek kondisi bandara di Palu dan Sulbar.

"Tadi pagi, satu heli super puma sudah melaksanakan pengecekan baik itu rute pendaratan maupun rute penerbangan yang ada di Palu. Kalau semisal memungkinkan pendaratan di Palu, tempat ini (Bandara Tampapadang) sebagai alternatif pendaratan," ujar Taufiq Shobri.



Pewarta :
Editor: Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026