Logo Header Antaranews Makassar

PMI Sulbar kerahkan relawan ke Donggala

Rabu, 3 Oktober 2018 21:14 WIB
Image Print
Ketua PMI Sulbar Enny Anggraeni Anwar (Antaranews Sulsel/Amirullah/18)

Mamuju (Antaranews Sulsel) - Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Sulawesi Barat telah mengerahkan tim relawan untuk membantu warga korban gempa dan tsunami di Kabupaten Donggala Provinsi Sulawesi Tengah.

Ketua PMI Sulbar Enny Angraeni Anwar di Mamuju, Rabu, mengatakan, pada hari pertama pascagempa dan tsunami menerjang Kota Palu dan Donggala Provinsi Sulawesi Tengah, tim relawan PMI daerah itu langsung dikerahkan ke lokasi bencana untuk membantu melakukan evakuasi.

"Kami sudah siaga penuh pada hari pertama kejadian dan pada Sabtu pagi (29/9), kami langsung mengirim tim relawan ke Palu untuk membantu melakukan evakuasi korban gempa dan tsunami disana," kata Enny Anggraeni Anwar.

Tim relawan PMI Sulbar, lanjut Eny Angraeni Anwar, langsung bergabung dengan PMI pusat di Kota Palu.

Saat ini, tambahnya, juga telah bergabung tim PMI dari Kabupaten Polewali Mandar dan Pasangkayu.

"Jadi, PMI Sulbar bergabung dengan PMI pusat dan saat ini juga sudah ada tim dari Polewali Mandar dan Pasangkayu," ujar Enny Angraeni Anwar yang juga sebagai Wakil Gubernur Sulbar itu.

Setelah dua hari melakukan tugas membantu mengevakuasi dan memberikan bantuan kesehatan kepada korban gempa dan tsunami di Kota Palu, tim relawan PMI Sulbar, kata Enny Angraeni Anwar, digeser ke Kabupaten Donggala.

"Tim relawan PMI dari Sulbar kemarin siang (Selasa) sudah digeser ke Donggala karena disana masih kurang penanganan. Jadi, posko PMI sudah dipindahkan ke Donggala. Selain evakuasi, tim juga membantu melakukan penanganan kesehatan bagi korban yang terluka," ujar Enny Angraeni Anwar.

Sementara itu, terkait penanganan korban luka akibat gempa dan tsunami, Pemerintah Provinsi Sulbar, kata Enny Anggraeni Anwar, siap menangani pasien korban gempa.

"Saya telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Sulbar dan instansi terkait lainnya terkait penanganan korban gempa dan tsunami Palu dan Donggala yang mengungsi disini, termasuk penanganan warga yang terluka akibat gempa dan tsunami," ujarnya.

"Saya telah bertemu dengan Komandan Lanal Mamuju yang mengatakan, akan ada ambulans dan helikopter Angkatan Laut yang akan mengevakuasi pasien dari Palu. Kami sudah menyiapkan Rumah Sakit Regional dan Rumah Sakit Bhayangkara siap menerima pasien korban gempa dan tsunami dari Palu dan Donggala," kata Enny Angraeni Anwar.



Pewarta :
Editor: Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026