
Warga Mamuju Kurang Minati Perpusda

Mamuju (ANTARA Sulsel) - Sebagian besar warga Kota Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) kurang berminat membaca di Perpustakaan Daerah (Perpusda).
Kepala Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Mamuju, Abdul Wahab Kasim, di Mamuju, Minggu, mengatakan, sejak Februari 2008 hingga 2009, jumlah peminat buku di Perpusda Mamuju hanya sebanyak 1.319 orang.
Jumla tersebut terdiri atas 870 siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA), 160 mahasiswa, dan 289 masyarakat umum.
"Jumlah tersebut masih sangat sedikit bila dibandingkan dengan total warga di kota Mamuju," ungkapnya. Bahkan, masih banyak pula warga yang belum mengetahui letak Perpusda.
Ia mengatakan belum bisa memastikan apa yang menyebabkan minat membaca warga sangat kurang.
"Kalau soal literatur, kami memang masih megalami kekurangan dan belum memenuhi syarat sebagai perpustakaan daerah," ujarnya.
Jumlah buku yang dimiliki oleh Perpusda sampai saat ini adalah sebanyak 2364 eksemplar dengan 416 judul.
Karena itu, kata dia, pihaknya telah mengusulkan penggadaan buku sebanyak 5000 eksemplar.
"Selain itu, untuk menambah minat baca, kami juga akan membuat program rumah baca di setiap kecamatan, yang bentuknya seperti perpustakaan mini," tuturnya.
Meskipun fasilitas di rumah baca tersebut belum begitu memadai, minimal dapat memacu minat membaca dari warga.
(T.PSO-103/S016)
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
