
10 rumah terdampak kebakaran di Tamalanrea

Makassar (ANTARA) - Sebanyak 10 rumah di kawasan Jalan Politeknik, Kelurahan Tamalanrea Indah, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, pada Sabtu pagi sekitar pukul 04.30 WITA terdampak kobaran api dari salah satu rumah warga.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Makassar Fadli Tahar di Makassar, Sabtu, mengatakan kobaran api berasal dari salah satu rumah warga yang mengalami gangguan kelistrikan arus pendek atau korsleting.
"Jadi info awal itu sambungan arus pendek (korsleting) di salah satu rumah warga, tepatnya sambungan listrik di belakang lemari es dan kemudian membesar," ujarnya.
Meski informasi awal yang diterima terkait kejadian itu adalah sambungan arus pendek, dirinya tetap menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut dari pihak kepolisian untuk mengetahui penyebab pasti dari kebakaran tersebut.
Dalam kebakaran itu, sebanyak 7 armada pemadam kebakaran dikerahkan untuk melakukan pemadaman. Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kota Makassar bersama Damkarmat, TNI/Polri, PLN, serta unsur RT/RW turut bergerak melakukan penanganan, evakuasi, pengamanan, dan membantu warga terdampak.
Fadli mengaku hasil penilaian awal atau assessment yang dilakukan anggotanya, terdapat 10 bangunan terdampak, terdiri dari bangunan semi permanen dan permanen.
Rinciannya, 6 bangunan rusak berat, 2 rusak sedang, dan 2 rusak ringan. Bangunan yang mengalami kerusakan berat meliputi rumah warga, rumah kos, serta dua ruko yang digunakan sebagai usaha fotokopi dan penjualan hijab.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 9 kepala keluarga atau 37 jiwa terdampak akibat kejadian tersebut, terdiri dari 27 orang dewasa, 8 anak-anak, 1 balita, dan 1 bayi.
"Anggota di lapangan masih melakukan assessment dan penanganan lanjutan untuk memastikan kebutuhan dasar warga terdampak dapat segera dipenuhi," katanya.
Meski demikian, dirinya tetap memprioritaskan kebutuhan mendesak untuk didistribusikan meliputi terpal, family kit, first aid kit, baby kit, pakaian, selimut, dan sarung.
BPBD Kota Makassar mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi kebakaran, khususnya dengan memastikan instalasi listrik dan peralatan elektronik di rumah dalam kondisi aman.
Pewarta : Muh. Hasanuddin
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
