
Operator Selular Himpunan Pajak Rp5 Miliar

Makassar (ANTARA Sulsel) - Operator selular di Makassar berhasil menghimpun pajak hingga Rp5 miliar setiap minggu yang dipasok 18 agen penjualan.
Manager Branch Telkomsel Makassar, Royke V.Sumual, Selasa, mengatakan, tingginya penerimaan pajak tersebut, menyusul semakin besarnya minat masyarakat menggunakan telepon selular baik kartu prabayar maupun pascabayar.
Jumlah penghimpunan pajak ini membuat operator selular ini menjadi penyumbang kedua pajak terbesar di wilayah Papau, maluku Sulawesi dan Kalimantan (Pamasuka) setelah Freeport pada 2008.
Untuk memaksimalkan pelayanannya kepada pelanggan, pihaknya meluncurkan kartu perdana Simpati Max secara serentak (Selasa (24/11) di seluruh Indonesia dengan sejumlah kelebihan yang ditawarkan.
"Produk baru ini kami luncurkan untuk memicu operator lain meningkatkan pelayanannya pada pelanggan," ujarnya.
Tahap pertama pihaknya menyiapkan 100 ribu unit kartu untuk dipasarkan di Makassar begitu juga dengan target yang ingin dicapai. "Kalau habis kami akan tambah lagi," katanya.
Selain itu, pada pertengahan Desember, 2009 pihaknya akan memperkuat jaringan di sejumlah wilayah seperti di Kabupaten Kepulauan Selayar.
(T.PSO-100/S016)
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
