
Kasus Hiv/Aids di Makassar Capai 2.372

Makassar (ANTARA Sulsel) - Jumlah penderita HIV/AIDS di Kota Makassar selama Juni 2009 mengalami peningkatan dibanding pada 2008 yakni sebanyak 2.372 kasus.
"Penularan HIV/AIDS di Makassar mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya. Jumlahnya sudah mencapai 2.372 kasus pada Juni 2009." kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Makassar, dr Naisyah Tun Azikin, di Makassar, Selasa.
Ia menyebutkan, penularan HIV/AIDS terbesar melalui narkoba suntik sekitar 67 persen dan penyebaran ini sangat rentan di kalangan pengguna Narkotika, Psikotropika dan Zat adiktif (Napza). Dimana penggunaan jarum suntik tersebut dilakukan secara bergantian.
Kasus HIV/AIDS ini juga bagai fenomena gunung es yang mana pada permukaan tampak sedikit, sedangkan yang tidak tampak sangat banyak. Sehingga ini menjadi perhatian serius.
Karena itu, dirinya meminta kesadaran warga yang menderita untuk lebih terbuka agar memeriksakan diri supaya pemerintah bisa mendeteksi pengidap HIV/AIDS juga meminimalisir angka penularan.
"Untuk mengatasi penularan ini, memang kita sangat berharap kesadaran penderita untuk memeriksakan diri ke klinik VCT (Voluntary Clinic Test) yang telah disiapkan dibeberapa rumah sakit," katanya.
Adapun rumah sakit dan pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) yang menyediakan layanan VCT, lanjutnya, seperti, RSU Regional Wahidin, RSU Labuang Baji, RS Polri Bhayangkara, RS Dadi, Puskemas Jungpandang Baru dan Puskesmas Kassi-kassi.
Ia mengatakan, kedepannya, Pemkot Makassar akan mengembangkan klinik VCT di puskesmas-puskemas lainnya yang ada di 14 kecamatan Kota Makassar. Hal ini dilakukan untuk mempermudah penderita yang akan berkonsultasi dan melakukan pemeriksaan diri.
Disebutkannya, data Dinas Kesehatan Kota Makassar jumlah kasus HIV pada 2008 sebanyak 2.056 kasus dan mengalami peningkatan sebanyak 316 kasus pada 2009 yang mencapai angka 2.372.
256 kasus diantaranya penularan dengan narkoba melalui pengunaan jarum suntik, selebihnya melalui seks bebas serta penularan ibu hamil ke banyinya.
Sedangkan jumlah pengidap kasus HIV tingkat Provinsi Sulsel, pada 2008 sebanyak 2.366 dan jumlah tersebut mengalami peningkatan sebanyak 2.736 kasus hingga Juni 2009 atau mengalami peningkatan sebanyak 370 kasus.
(T.PK-MH/A033)
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
