Logo Header Antaranews Makassar

Jalan Salukayu Rusak Akibat Longsor

Selasa, 1 Desember 2009 23:05 WIB
Image Print

Mamuju (ANTARA Sulsel) - Jalanan di Desa Salukayu II, sekitar 50 kilometer dari Kota Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat mengalami kerusakan parah akibat longsor yang terjadi di wilayah itu.

Selain itu juga karena diduga dikerjakan asal jadi oleh kontraktornya.

Pemantauan di Mamuju, Selasa, jalanan di Desa Salukayu II sepanjang empat kilometer, tampak sudah tidak dapat lagi dilalui kendaraan bermotor, karena sebagian jalan di desa itu telah rusak dan tertutup akibat dilanda longsor beberapa waktu lalu.

Selain itu, sebagian lagi jalan di Desa Salukayu itu, mengalami rusak parah akibat berlobang karena digenangi air hujan, pada saat terjadi banjir.

Pemandangan itu membuat geram sejumlah anggota DPRD Mamuju yang meninjau lokasi itu, mereka mengaku prihatin dengan kondisi jalan karena tidak didesain dengan baik sehingga cepat rusak.

"Proyek jalan ini memprihatinkan karena semua alat berat milik kontraktor yang digunakan mengerjakan proyek jalan ini masih ada dan belum ditarik, namun jalan yang mereka perbaiki sudah rusak, betul-betul keterlaluan," kata Syaiful Muklis anggota DPRD Mamuju.

Ia meminta supaya jalan tersebut segera diperbaiki kembali, karena bentuknya sudah tidak menyerupai jalan Kabupaten, akibat rusak serius, dan PT Karya Mandala Putra (KMP) yang mengerjakan
proyek tersebut harus bertanggung jawab.

"PT KMP harus diberikan sanksi tegas karena jalan yang dibuat ini dikerjakan asal jadi, PT KMP juga harus didenda karena tidak becus menyelesaikan proyek jalan yang dikerjakan pada tahun 2009 tersebut, dengan anggaran sekitar Rp7 miliar," katanya.

Ia juga meminta Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Mamuju, tidak segan menindak tegas kontraktor yang nakal mengerjakan asal jadi setiap proyek jalan di wilayah tersebut.

Hal yang sama dikatakan Lalu Syamsul Rijal, ia berharap pemerintah segera melakukan perbaikan jalan itu karena sangat dibutuhkan masyarakat sebagai sarana jalan mendistribusikan hasil pertanian mereka.

(T.PK-MFH/F003)