
Sulsel Pastikan Dua Tiket Final di Kejurnas

Makassar (ANTARA Sulsel) - Tuan rumah Sulsel memastikan diri merebut dua tiket final pada kategori rowing pada Kejurnas Dayung setelah di laga semifinal berhasil unggul atas lawan-lawanya di Waduk Tanjung Bunga Makassar, Senin.
Kedua tiket final yang berhasil diraih pada hari pertama tersebut masing-masing didapatkan pada nomor double skull putra dan coxless four putra atau nomor empat min.
Pada babak semifinal nomor single skull putra, tim Sulsel yang mengandalkan sejumlah atlet muda akhirnya berhasil menaklukkan perlawanan dari beberapa provinsi lain diantaranya Kalimantan Timur dan Jawa Barat.
Untuk babak final yang akan dilangsungkan Rabu (16/12) nanti, tim Sulsel akan menunggu pemenang semi final lain yang akan mempertemukan dua tim kuat seperti Sumatera barat dan Jawa Tengah yang baru melaksanakan pertandingan pada Selasa (15/12).
Begitupun pada semi final nomor coxless four atau empat min, tim Sulsel yang turun dengan atlet terbaik diantaranya Zulkarnain, Iskandar, Haru, dan Theodorus, tanpa kesulitan berarti akhirnya berhasil menghancurkan ambisi tim DKI Jakarta, bahkan tim tuan rumah sempat unggul sekitar lima meter didepan tim DKI Jakarta. Pada laga final, Sulsel masih akan menunggu pemenang antara Sultra, Jatim dan Jabar.
Ketua Umum Podsi Sulsel Adil Patu di sela-sela lomba mengatakan bahwa keberhasilan yang diraih tim Sulsel tersebut, tak lepas dari kerja keras dan persiapan atlet yang cukup matang dalam menghadapi Kejurnas tersebut.
"Kita sebenarnya cukup terkejut bisa masuk final pada dua nomor yang sebelumnya tidak kita andalkan, namun kita tentu bersyukur dengan suksesnya tim Sulsel melaju kebabak final, mudah-mudahan pada laga nanti, kita bisa meraih medali emas,"katanya.
Sementara di nomor single skull putra, enam tim juga dipastikan lolos kebabak semi final yang akan dilangsungkan Selasa (15/12) nanti, adapun keenam tim tersebut masing-masing Sulsel, Sulteng, Sultra, Jabar, Riau dan Jatim.
(T.PSO-102/S005)
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
