
Operator Selular Bantah Sulit Jual Kartu Perdana

Makassar (ANTARA News) - Operator telekomunikasi Telkomsel,membantah pihaknya kesulitan menjual kartu perdana pada pasar menyusulmaraknya penjualan bersama (bundling) dengan telepon genggam.
"Tidak benar kalau kartu perdana sulit dijual tanpa dipaketkan dengantelepon genggam," kata Supervisor Sales and New Business TelkomselBranch Makassar, Rusdi, Senin di Makassar.
Ia menjelaskan, kartu perdana yang sudah didistribusikan pada agenpenjualan harus cepat dijual dengan periode yang telah ditentukan.
"Hingga kini penjualan masih aman terutama untuk kartu Simpati danKartu As, justru agen penjualan maunya tidak ada paket penjualanbersama dengan telepon genggam.
Beberapa minggu terakhir, pihaknya gencar melakukan paket penjualanbersama dengan telepon genggam antara lain dengan Nexian, Mito, danuntuk pertama kalinya dengan HT.
"Tidak masalah kita rangkul semua Agen Tunggal Pemegang Merk (ATPM) ,sepanjang ada nilai lebih yang bisa diberikan kepada pelanggan kalauATPM tidak bisa penuhi itu kita tidak kerjasama." ujarnya sambilmenambahkan program "bundling" berdasarkan persetujuan secaranasional.
Ia mengatakan, penjualan paket bersama dapat meningkatkan nilaiproduk. " Yang ingin kita kejar juga adalah nilai setelahpenjualannya," katanya.
Branch Manager HT Ridwan Zalie mengatakan, pihaknya memilih Telkomseluntuk melakukan penjualan bersama karena merasa yakin dengan jaringankuat operator selular pertama di Indonesia tersebut.
"Kita juga melihat potensi Makassar besar, sementara selama inikami banyak melakukan penjualan di kota-kota di Pulau Jawa," ujarnya.
Pihaknya menargetkan, penjualan produk terbaru HT, jeni G 11 mencapailima ribu unit pada penjualan perdananya Selasa (16/2) di Balai JendralM. Yusuf (eks Balai Manunggal) Makassar.
"Kami siap barang 10 ribu unit untuk mengantisipasi melonjaknyapermintaan, dari pengalaman penjualan di Jakarta dan Surabaya selalulebih dari 10 ribu," katanya yang menjual produknya seharga Rp399 ribukhusus pada hari penjualan perdananya besok.
Penjualan akan dimulai pada pukul 10.00 wita, setelah penjualanperdana besok harga produk telepon genggam ini akan kembali ke hargasemula yaitu Rp579 ribu. (T.KR-RY/B012)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
