
Jamsostek Perluas Jaringan Pelayanan di KTI

Makassar (ANTARA News) - PT. Jamsostek akan memperluas jaringan pelayanan di kawasan timur Indonesia (KTI) pada tahun ini guna pemerataan pelayanan sosial tenaga kerja secara nasional.
Direktur Perencanaan Pengembangan dan IT PT. Jamsostek Hadi Suyono di Makassar, Kamis, mengatakan pengembangan itu dilakukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan bagi penerima manfaat program Jamsostek.
Dia menyebutkan, saat ini Jamsostek telah memiliki delapan kantor wilayah dengan 121 kantor cabang yang tersebar secara nasional.
Tahun ini, lanjutnya beberapa kantor unit pelayanan Jamsostek akan ditingkatkan menjadi kantor cabang seperti kantor pelayanan Jamsostek yang terdapat di Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar).
Selain itu, Jamsostek juga akan menerbitkan sertifikat Sistem Manajemen Mutu (SMM) ISO 9001-2000 kepada sejumlah kantor wilayah termasuk Kanwil VIII pada tahun ini.
"Kami juga akan menerbitkan ISO untuk kantor cabang, yang setiap kanwil akan diambil dua kantor cabang," ungkapnya.
Kepala Kantor PT. Jamsostek Wilayah VIII, Basuki Susanto dalam kesempatan itu mengaku akan memprioritaskan peningkatan jumlah kepesertaan Jamsostek dalam menjalankan tugas barunya di Makassar.
Kakanwil yang baru saja menerima tugas di Makassar berjanji akan mengenjot kinerja kanwil VIII dengan meningkatkan kualitas pelayanan dengan menjalin komunikasi dengan sejumlah serikat pekerja perusahaan-perusahaan yang ada di daerah ini.
Data Kantor Wilayah VIII Jamsostek Makassar menyebutkan, hingga akhir 2009 lalu Jamsostek telah membayar Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jaminan Kematian (JKM) mencapai Rp162 miliar dari 27 ribu kasus.
Data kanwil VIII Jamsostek menyebutkan, dari 1,1 juta peserta Jamsostek yang terdaftar di wilayah Sulawesi, Maluku dan Papua hanya 261.687 orang tercatat sebagai peserta aktif dari 8.264 perusahaan.
Dari total peserta yang terdaftar itu, hanya sekitar 20 persen yang masih berstatus aktif, sedangkan sisanya tercatat sudah tidak aktif lagi.
Jumlah kepesertaan Jamsostek sepanjang 2009 ini terbilang lebih besar dibanding periode yang sama tahun lalu, namun dari total tenaga kerja. (T.PK-HK/S016)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
