PT Mars tanam 1.000 bibit mangrove di Pangkep

id PT Mars, Mars tanam mangrove

PT Mars  tanam 1.000 bibit mangrove di Pangkep

Penanaman 1000 bibit pohon mangrove oleh PT Mars Symbioscience dalam rangka pelestarian lingkungan di Desa Bonto Cindae Kab.Pangkep, Selasa (24/09/2019). ANTARA Foto /Nur Suhra Wardyah

Makassar (ANTARA) - PT Mars Symbioscience sebagai salah satu perusahaan pada pengolahan produk kakao di Sulawesi Selatan menggelar penanaman 1.000 bibit pohon mangrove di Kabupaten Pangkep sebagai upaya pelestarian lingkungan.

Gerakan penanaman bibit pohon tersebut bukan hanya melibatkan pihak PT Mars, tetapi juga beberapa instansi pemerintah, seperti Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) dan masyarakat setempat bertempat di Desa Bonto Cindae Kabupaten.Pangkep, Selasa.

"Hari ini kita menanam mangrove 1000 batang karena mangrove ini sangat berdampak terhadap kualitas biota laut, jika kita mulai dari mangrove maka bisa dipastikan bahwa biota lait bisa lebih baik," kata Corporate Affairs Director PT Mars Symbioscience Arie Nauvel Iskandar.

Selain itu, mangrove juga dinilai mampu meningkatkan perekonomian warga setempat melalui biota laut yang akan muncul seiring dengan adanya mangrove, seperti kerang dan kepiting bisa dijual warga untuk menambah pendapatan melengkapi kebutuhan setiap hari.

"Jadi kita punya beberapa side di Mars yang mewadahi antara asosiate dan pegawai (perusahaan) untuk kerjasama dengan masyarakat dan pemerintah sekitar menjaga lingkungan dan melestarikan lingkungan," kata Ari.

Selain PT Mars untuk wilayah Pangkep, Ari mengemukakan bahwa karyawan Mars dari berbagai daerah turut ikut serta seperti Luwu dan Makassar. Ini bagian dari wujud hubungan yangg baik antara pemangku kepentingan

Ari membeberkan meski kegiatan ini pertama digelar di Bonto Cindae Pangkep namun bukanlah gerakan CSR pertama di kabupaten itu. Sebelumnya, PT Mars pernah membangun instalasi air bersih di Pangkep untuk masyarakat.

Ada pula pusat riset kakao di Ma'rang Pangkep, serta restorasi terumbu karang di Bonto Sua dan Pulau Badi.

"Di Pangkep, kami punya kegiatan yang permanen kita lakukan. Untuk penentuan titik lokasi pada program CSR, kita selalu liat beberapa luasan kegiatan yang sama di lokasi berbeda serta masukan dari pemerintah," ucapnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pangkep, Ir H Agus Salim mengapresiasi gerakan tanam mangrove oleh PT Mars lalu berharap gerakan ini menjadi agenda rutin setiap tahun.

Jika masih ada dana CSR, kata dia,maka bisa dibantu untuk perbaikan taman-taman Kabupaten Pangkep.

"Pemerintah daerah pangkep sangat berterima kasih bahkan kami memohon diagendakan tahunan kegiatan ini," katanya.
Pewarta :
Editor: Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar