
NTP Sulbar Turun 0,38 Persen

Mamuju (ANTARA News) - Nilai tukar petani (NTP) di Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat pada April 2010 sekitar 105,68 atau atau turun 0,38 persen dibandingkan bulan Februari tahun sama sekitar 106,08.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulbar, Nursam Salam SE, di Mamuju, Senin, mengatakan, menurunnya NTP petani di Mamuju disebabkan karena perubahan indeks harga yang diterima petani lebih rendah dibandingkan indeks yang dibayar petani.
Ia mengatakan, indeks harga yang diterima petani menurun sekitar 50 persen, sedangkan indek harga dibayar petani hanya mengalami penurunan sekitar 12 persen.
"Perbandingan antara indeks harga yang diterima petani sangat rendah karena penurunannya lebih tajam dibandingkan dengan indeks harga yang dibayar petani," katanya.
Itu artinya, kata dia, terjadi penurunan harga komoditi pertanian petani yang tidak seimbang dengan penurunan harga barang-barang dan keperluan konsumsi dan produksi, dimana penurunan harga komoditi pertanian lebih tajam dibandingkan penurunan kebutuhan konsumsi petani," katanya.
"Panen raya petani di Sulbar membuat harga komoditi petani anjlok karena sangat melimpah dan banyak, sehingga indeks harga yang mereka terima juga menurun dan membuat NTP petani juga turun karena harga yang konsumsi petani jauh lebih tinggi," katanya.
Ia mengatakan, turunnya indeks harga yang diterima petani membuat deflasi terjadi di pedesaan karena harga bahan makanan dari komoditi pertanian petani sekitar 0,72 persen.
Nilai tukar petani Sulbar menurut sub sektor tercatat sekitar 94,02 untuk sub sektor tanaman pangan, 84,74 untuk sub sektor hortikultura, sekitar 128,46 untuk sub sektor tanaman perkebunan rakyat, 111,71 untuk peternakan 106,89 untuk sub sektor perikanan. (T.KR-MFH/Z002)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
