TP PKK Gowa bekali kadernya pemahaman pencegahan stunting

id PKK Gowa Bekali Kadernya Pemahaman Pencegahan Stunting,PKK gowa,Stunting

TP PKK Gowa bekali kadernya pemahaman pencegahan stunting

Ketua Tim Penggerak PKK Gowa Priska Paramita Adnan

Makassar (ANTARA) - Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Gowa memberikan pelatihan sekaligus pemahaman tentang pencegahan stunting kepada para kader PKK yang tersebar diseluruh kelurahan dan desa.

Ketua TP PKK Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan Priska Paramita Adnan di Makassar, Kamis, mengatakan, saat ini permasalahan stunting menjadi pekerjaan rumah bagi PKK.

"Ini menjadi PR bagi PKK, sehingga melalui pelatihan ini kami berharap masalah ini bisa sedikit teratasi dengan memberikan pengetahuan langsung kepada kader PKK se Kabupaten Gowa mulai dari tingkat camat, lurah/desa hingga ke tingkat RT/RW," ujarnya.

Ia mengatakan permasalahan stunting sudah sejak lama dan masih berlanjut hingga saat ini, sehingga dirinya bersama dengan kader PKK lainnya menjadikan permasalahan tersebut sebagai prioritas.

Selain itu, Priska mengaku dalam pelatihan ini juga diisi beberapa workshop yakni mengenai pengolahan kerajinan tangan (menyulam), pembuatan sabun, pelatihan menulis indah, table manner dan cooking class.

"Setelah mengikuti pelatihan ini kami mau akan dapat tercipta usaha baru melalui workshop-workshop yang dihadirkan dan setelah ini bisa diterapkan di kehidupan sehari-hari," katanya.

Tidak hanya itu, kegiatan ini juga diisi dengan bazar UMKM yang menjual produk unggulan dari 18 kecamatan se-Kabupaten Gowa.

Kepala Bappeda Kabupaten Gowa, Taufik Mursad saat menyampaikan materinya memaparkan, saat ini pencegahan stunting berfokus pada wanita hamil dan balita dengan mencukupkan gizi agar hal tersebut bisa dicegah sejak dini.

Salah satu ciri mengalami stunting pertumbuhan melambat, penurunan kemampuan fokus, pertumbuhan gigi melambat.

"Faktor yang mempengaruhi terjadinya stunting yaitu faktor gizi buruk yang dialami ibu hamil karena kurangnya pengetahuan ibu mengenai gizi ibu hamil dan anak itu sendiri, selain itu terbatasnya akses pelayanan kesehatan," katanya.

Olehnya itu dirinya berharap, melalui materi ini para ibu bisa mengetahui pentingnya gizi bagi ibu hamil dan anak balita.
 
Pewarta :
Uploader: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar